Hanya satu pemain asal Skotlandia yang pernah rasakan karier di Liga Indonesia. Ia adalah Chris Doig. Pemain yang bermain di posisi bek ini menjadi bagian dari klub Pelita Jaya pada 2011.
Di era itu, Pelita Jaya banyak dihuni pemain bintang, salah satunya Greg Nwokolo, pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Selain Greg, Pelita Jaya di era itu juga diperkuat Victor Igbonefo, Ruben Sanadi, hingga legenda Malaysia, Safee Sali.
Chris Doig direkrut Pelita Jaya dari klub Liga Australia, Central Coast Mariners. Pemain kelahiran Skotlandia pada 13 Februari 1981 itu dikenal publik sepak bola Inggris dengan bermain di klub lawas, Nottingham Forest.
Di Nottingham, Doig catatkan 77 laga dari 1997 hingga 2005. Sementara di Liga Indonesia bersama Greg Nwokolo dan kawan-kawan, Chris Doig hanya catatkan 12 pertandingan saja.
Karier Doig di klub Pelita Jaya memang seumur jagung. Ia kemudian kembali ke Aldershot Town. Pada 2015, Doig putuskan pensiun di klub Grimsby Town.
Klub ini merupakan salah satu klub tertua di Liga Inggris, Grimsby Town sudah berdiri sejak 1878 alias sudah berumur 145 tahun.
Grimsby Town tercatat pernah dilatih salah satu pelatih kawakan Inggris, Graham Taylor.
Kembali ke rekan Greg Nwokolo di Pelita Jaya, Chris Doig. Setelah pensiun, ia lanjutkan karier sebagai asisten pelatih. Sempat melatih di Ipswich Town sebagai asisten pada 2018, kini Doig kembali ke Grimsby Town.
Dikutip dari data Transfermarkt, eks Pelita Jaya itu sudah menjadi asisten pelatih dari Grimsby Town sejak 2020.
Baca Juga: Eks Persija Asal Argentina yang Terlibat Pengaturan Skor Kini Bernasib seperti Ini
Berita Terkait
-
Kabar Terbaru Eks Predator PSMS Medan Asal Argentina Mario Costas, Ternyata Pensiun di Klub Ini
-
Eks Persija Asal Argentina yang Terlibat Pengaturan Skor Kini Bernasib seperti Ini
-
Kabar Terbaru Pemain Argentina Pertama Persib, Sempat Terdampar di Klub Antah Berantah
-
PSSI Datangkan Sosok Asal Jepang untuk Benahi Kualitas Wasit Liga Indonesia, Komite Segera Diumumkan
-
Eks PSIS Asal Argentina Merasa Nyaman Main di Indonesia: Negara Asing yang Membuat Betah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha