PSSI resmi tunjuk pria asal Jerman, Frank Wormuth sebagai konsultan pelatih Bima Sakti di Timnas Indonesia U-17. Eks pelatih FC Gronnigen itu dikontrak selama 4 bulan oleh PSSI.
"Kami sudah menetapkan Frank Wormuth menjadi konsultan pelatih yang akan mendampingi coach Bima Sakti. Kontrak pertama ini untuk jangka waktu 4 bulan, hingga ajang FIFA World Cup U-17. Kita akan lihat, bagaimana kolaborasi keduanya dalam membangun timnas Garuda Muda ini," ujar Erick Thohir di Surakarta di sela-sela melihat seleksi untuk seleksi Piala Dunia U-17
Dengan kontrak 4 bulan, Frank akan melakukan pentahapan untuk membangun tim U-17 agar siap bersaing dengan 24 negara lainnya di Piala Dunia U-17 pada November - 2 Desember.
"Penunjukan Frank juga didasari rencana kamp pelatihan dan try out ke Jerman yang dimulai September hingga Oktober nanti. Saya percaya jaringan yang dimiliki Frank di Jerman akan banyak membantu pematangan timnas dan juga tim pelatih," jelas Menteri BUMN itu.
Ada cerita menarik dari sosok Frank ini. Pelath kelahiran Berlin 13 September 1960 ini ternyata sangat mengenal nilai filosofi sepak bola seorang pelatih.
Dalam wawancara dengan media Jerman, Spox, Frank Wormuth menjelaskan bahwa seorang pelatih yang memiliki perasaan dalam menyampaikan kata-kata kepada pemain.
Ia kemudian mencontohkan seorang Jurgen Klopp, pelatih Liverpool yang menurutnya memiliki kemampuan terbaik saat berikan motivasi kepada pemain.
"Sebagai seorang pelatih, Anda harus memiliki perasaan saat berikan motivasi. Pidato yang baik bisa menjadi kekuataan nyata bagi seorang pelatih," ujarnya.
"Contohnya terbaiknya adalah Jurgen Klopp. Jika seseorang tidak dapat merangkai kalimat dan hanya sekedar menggumam, para pemain tidak akan menanggapi secara serius," lanjutnya.
Baca Juga: Waduh! 5 Negara Bisa Bersaing dengan Timnas Indonesia untuk Dapatkan Gabriel Han Willhoft-King
"Pada akhirnya, ini berarti Anda mampu mengenali apa yang dibututkan tim pada saat tertentu. Penting untuk Anda memberikan pengaruh pada mood tim dengan tidak memberikan energi negatif," ucap Frank Wormuth.
Berita Terkait
-
Pesepakbola Berpostur di Bawah Standar Berpeluang Gabung Timnas U-17
-
4 Pemain Timnas Indonesia U-20 Rela 'Tinggalkan' Sepak Bola untuk Ikuti Pendidikan Polisi, Netizen Malah Salfok
-
Kabar Pemain Abroad: Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner Bikin Assist, Elkan Baggott Kalah
-
Video Skill Eks Kiper Timnas Indonesia Di Luar Nalar, Disebut Lebih Hebat dari Manuel Neuer
-
Gaya Kece Asnawi Mangkualam saat Liburan Bareng Pemain Jeonnam Dragons, Outfit-nya Serasa K-Pop
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Novel Titipan Kilat Penyihir: Kisah Penyihir Muda yang Mencari Jati Diri
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Cara Dapat Gratis Ongkir Tanpa Minimum Belanja April 2026, Ini Trik Terbaru yang Banyak Dicari
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
HONOR Pad 10: Tablet Mid-Range dengan 6 Speaker Stereo dan Performa Gahar
-
UPTD Pemprov Sulsel Dapat Predikat Kualitas Tinggi dari Ombudsman, Ini Tiga Lokus Penilaiannya