Satu lagi pemain asal Indonesia Timur berhasil meraih gelar magister atau S2. Setelah Yanto Basna, kini giliran Yabes Roni yang resmi menyandang gelar magister olahraga.
"Selamat untuk Yabes Roni Malaifani, S.Pd., M.Pd. resmi lulus S2 Magister Pendidikan," cuit akun Twitter @Bali_Football.
Dihimpun dari berbagai sumber, Yabes Roni meraih gelar S2 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pemain Bali United itu meraih gelar S2 setelah menyelesaikan tesis berjudul,
“Studi Korelasi Antara Kecepatan, Kelincahan, Power Tungkai, dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Sepak Bola Bali United”.
Pemain asal Alor, Nusa Tenggara Timur ini ternyata sangat peduli dengan sebuah pendidikan yang membuat dia terus belajar di tengah kesibukannya latihan bersama Serdadu Tridatu.
Mantan pemain Timnas Indonesia U19 ini mengambil penelitian Tesis dan ujiannya seputar tentang klub Bali United yang dibelanya sejak tahun 2015 ini.
Menariknya, Yabes yang sudah perkuat Bali United sejak 2015 ini ternyata ingin menjadi dosen jika kelak pensiun dari sepak bola.
"Semoga ilmu ini nantinya bermanfaat bagi saya setelah menjadi pemain bola dan pulang ke Kupang jadi dosen ajarkan secara teori dan bisa dipraktekkan kepada adik-adik dan teman-teman kepada semua yang membutuhkan," harap Yabes Roni.
Gelar magister olahraga yang dimiliki Yabes Roni sama seperti yang didapatkan dua legenda Manchester United, Edwin van der Sar dan Juan Mata. Van der Sar mendapat gelar magister olahraga pada 2014.
Baca Juga: Rumor Luis Milla ke Bali United, Eks Real Madrid Bongkar Fakta Mengejutkan
Berita Terkait
-
Laba Bersih Anjlok, Emiten Bali United Tak Bagi-bagi Dividen
-
Bali United vs Dewa United: Ricky Fajrin Akui Rindu Dukungan Suporter di Kapten I Wayan Dipta
-
Jelang Bali United vs Dewa United, Teco Tak Silau dengan Kekuatan Lawan
-
Sidik Saimima Berharap Suporter Penuhi Stadion Saat Bali United Lawan Dewa United
-
Bali United vs Dewa United: Sidik Saimima Minta Suporter Padati Stadion Kapten I Wayan Dipta Akhir Pekan Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring