Eks Bali United, Nick van der Velden mengaku bahwa saat main di Liga Indonesia, ia pernah mengalami momen yang sulit ia lupakan.
Menurut pemain asal Belanda itu, bahwa momen yang sulit ia lupakan ialah saat pertandingan antara Bali United melawan PSM Makassar.
"Stadion dirusak, kursi dilempar oleh suporter ke arah kami. Akhirnya kami harus dibawa pergi dengan gunakan tank polisi. Tidak pernah saya mengalami seperti ini," jelasnya kepada nporadio1.
Cerita dari Nick van der Velden ini terjadi pada 6 November 2017 di Stadion Mattoangin, Makassar. Gol yang dicetak pemain Bali United di menit akhir timbulkan kemarahan suporter.
Nick van der Velden sempat menyoroti insiden itu lantaran pada akhirnya Bali United mendapat sanksi akibat ricuh tersebut disebabkan gunakan pemain yang diskors.
"Otoritas di sana tiba-tiba memberikan hukuman tiga poin karena lawan menggunakan pemain diskors. Saya merasa sangat sulit menerima keputusan itu, tetapi tampaknya sudah menjadi bagian dari itu," sambungnya.
Selain momen itu, Nick van der Velden juga mengatakan bahwa awal ia datang ke Indonesia, cukup terkejut dengan kondisi cuaca yang cukup panas.
"Minggu pertama rasanya seperti bermain sepak bola di sauna. Panas sekali. Tapi setelah beberapa saat saya terbiasa. Kami berlatih jam 8 pagi sehingga kami siap untuk menghadapi panas terburuk,"
Eks pemain FC Groningen itu mengaku cukup bersyukur bisa bermain di Liga Indonesia lantaran uang yang ia dapat.
Baca Juga: Rumor Luis Milla ke Bali United, Eks Real Madrid Bongkar Fakta Mengejutkan
"Waktu di Bali benar-benar memperkaya saya dan keluarga saya. Jadi akan menyenangkan untuk kembali lagi, tetapi Anda tidak pernah bisa merencanakan itu," ungkapnya pada 2019.
Berita Terkait
-
Sindir Keras Jadwal Liga Indonesia, Nick Kuipers: Orang Indonesia Terbiasa Hidup...
-
Hasil BRI Liga 1: Bali United Comeback, Bungkam Dewa United 3-1
-
Dikabarkan Gabung Bali United, Luis Milla Lempar Kode Hormati Persib Bandung
-
Breaking News, Susunan Pemain Bali United Vs Dewa United
-
Link Live Streaming Bali United vs Dewa United, BRI Liga 1 Segera Berlangsung
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Target PLTS 100 GW Prabowo, IESR Ingatkan Kesiapan Eksekusi di Lapangan