Namun, Persis membalas gol menjadi imbang satu menit kemudian melalui sundulan M Ramadhan Sananta, setelah mendapatkan umpan silang dari Messidoro, kedudukan menjadi 1-1.
Persis kembali menambah gol pada menit 44 melalui tendangan M Ramadhan Sananta setelah mendapat umpan sodoran dari Messidoro. Sananta yang berdiri bebas langsung melakukan tendangan dan gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua masing-masing tim bermain dengan tempo tinggi. Tim tuan rumah terus melakukan pressing ketat ke pertahanan lawan dan Persib mengandalkan serangan balik cepat yang juga sering merepotkan Sutanto Tan dan kawan-kawan.
Persis pada menit ke-80 kelihatan banyak bertahan untuk mempertahankan kemenangan 2-1 atas Persib. Bahkan, Tim asal Solo tersebut banyak menumpuk pemain di belakang sehingga masih sulit ditembus serangan dari Persib.
Persib pada menit 89 harus kehilangan satu pemain yakni I Putu Gede Juni Antara, karena melakukan pelanggaran keras menendang dada salah satu pemain Persis, wasit langsung mengeluarkan kartu merah. Kedudukan 2-1 untuk Persis bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan, M Erfan Efendi, meniup peluit panjang tanda babak kedua usai.
Wasit Erfan Efendi mengeluarkan 10 kartu kuning yakni untuk David Da Silva, Marc Klok, Rachmat Irianto, Edo Febriansyah, Dedi Kusnandar (Persib), Pancar Nur Widiastono, Jaime Xavier, Sutanto Tan, Chrystna Bhagascara, dan Moussa Sidibe (Persis), serta satu kartu merah untuk I Putu Gede Juni Antara (Persib).
Pelatih Persis Solo Leonardo Medina usai pertandingan mengatakan pemain Persis telah bekerja keras untuk bisa memenangkan pertandingan baik babak pertama maupun babak kedua. Timnya, memasuki babak kedua fokus dalam pertahanan untuk bisa mempertahankan kemenangan atas Persib.
"Pemain bermain luar biasa. Soal dua gol yang dicetak oleh Sananta, dia memang diambil Timnas, dia akan menjadi pemain terbaik di Timnas," kata Medina.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan timnya pada babak pertama melakukan permainan ketat menekan lawan, tetapi lawan bertahan lebih bagus meski akhirnya bisa memasukkan satu gol.
"Kami sudah berusaha di babak kedua untuk menekan pertahanan Persis, tetapi mereka fokus dalam pertahanan sehingga belum mampu membuahkan gol untuk tim," katanya.
Berita Terkait
-
Bukan Persija Jakarta atau Persib Bandung, Klub Ini Jadi Penyumbang Pemain Terbanyak Timnas Indonesia U-23
-
Klasmen BRI Liga 1 2023/2024 Terbaru, Persija Jakarta Tiga Besar, Persib Bandung Masuk Zona Merah
-
Kekalahan Pahit Persib Bandung Dilatih Bojan Hodak, Unggul Cuma Satu Menit Lalu Kebobolan Dua Gol
-
Alasan Park Hang-seo Tolak Latih Persib Bandung Dibongkar Media Korea Selatan, Ternyata Karena...
-
Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung Vs Bali United Hingga Ujian Berat Bojan Hodak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026