Rachel Vennya baru-baru ini berbicara soal ibadah kepada Allah SWT. Bahkan, dirinya juga membahas soal larangan oleh agama Islam.
Untuk diketahui, kehidupan Rachel Vennya selalu menjadi sorotan dan mengundang banyak penasaran warganet.
Sering membuka tanya jawab di akun media sosial Instagramnya, Rachel Vennya sering mendapatkan pertanyaan dari berbagai netizen.
Baru-baru ini Rachel Vennya tak segan mengakui masa lalunya yang pernah kecanduan alkohol, bahkan ia juga mengaku kesehatan mentalnya sempat terganggu.
Rachel Vennya mengaku masa remajanya sempat mengalami depresi karena kecanduan alkohol. Namun hal tersebut kini membuatnya semakin bijak dalam menjalankan hidup.
Masa lalu mantan istri Niko Al Hakim ini ia ungkap melalui Instagram Storynya baru-baru ini. Gaya hidup yang terlalu bebas membuat netizen penasaran dengan gaya hidup yang dijalaninya.
Selain mempertanyakan soal dirinya yang mengonsumsi alkohol, netizen yang penasaran juga dengan ibadah yang dilakukan Rachel Vennya.
Netizen mempertanyakan perihal ibadah Rachel Vennya meski mengonsumsi minuman beralkohol. Seperti yang diketahui, minuman beralkohol sangat dilarang oleh agama Islam.
Mendapatkan pertanyaan tersebut, Rachel Vennya mengaku dirinya tetap beribadah meskipun mengonsumsi minuman beralkohol.
Baca Juga: Salim Nauderer Ingin Nikahi Janda Dua Anak, Rachel Vennya: Dia Bujangan Belum Pernah..
Bagi ibu dua anak ini, ibadah merupakan urusan pribadinya dengan tuhan, meski begitu Rachel Vennya mengaku tetap beribadah walaupun dirinya tidak tahu menahu apakah ibadahnya diterima atau tidak.
“Kalau aku jawab ‘tetep’ bakal dikira menghina atau apa gitu gak? Kalau bagi aku sih soal agama itu urusan pribadi dan Tuhan ya, tapi aku makasih banyak yang suka ingetin-ingetin aku atau nasehatin aku. Ibadah aku tetep jalan, diterima atau nggaknya aku gak tau sih,” jelas Rachel Vennya.
Lebih lanjut, Rachel Vennya mengaku tetap beribadah karena menyadari bahwa dirinya tidak luput dari dosa.
Rachel juga berharap bahwa dirinya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
“Aku tahu dan sadar dosaku segunung jadi ya aku tetep beribadah dan aku sadar tetap butuh Allah di hidupku yang penuh dosa dan buruk ini. Kalau kalian ngerasa ibadahku ga diterima ya nggak apa-apa juga sih soalnya kan ibadahnya bukan ke kalian doain aja ya semoga aku makin banyak baiknya daripada buruknya,” imbuh Rachel Vennya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Ramalan Shio Babi Hari ini 19 Agustus 2026: Karier, Keuangan, hingga Asmara
-
Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket
-
Desil 10 dan Fakta yang Berbeda: Ketika Data Pemerintah Dipertanyakan Warga
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat