Stefano Lilipaly menjadi salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memiliki rekam jejak cukup baik. Ia jadi satu-satunya pemain naturalisasi yang membela Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016.
Stefano Lilipaly mengaku momen Piala AFF 2016 jadi salah satu pengalaman terbaiknya di Indonesia.
Lilipaly mengatakan bahwa momen yang paling ingat ialah saat dirinya bersama skuat Timnas Indonesia diundang makan siang oleh Presiden Jokowi.
"Kami menyatukan seluruh negara pada 2016 dengan mencapai final Piala AFF. Rupanya Presiden Indonesia, Joko Widodo menganggap hal itu sangat istimewa, kami pun diundang untuk makan siang di Istana," ucap Lilipaly seperti dikutip dari Voetbal International, Senin (28/8).
"Biasanya mustahil untuk bisa dekat dengan Presiden, tapi waktu itu kami bisa duduk satu meja bersamanya. Bahkan peralatan makannya pun terbuat dari emas," tambah pemain Borneo FC tersebut.
"Saya tidak akan pernah mengalami pengalaman seperti itu jika saya tidak mengambil resiko sepuluh tahun yang lalu," sambungnya.
Stefano Lilipaly kemudian menceritakan bahwa ia awalnya memang berniat untuk berkarierd di Belanda dengan membela FC Utrecht.
Namun, karier Lilipaly berubah 180 derajat dan ia pada akhirnya memutuskan untuk pindah ke Indonesia pada 2017 dengan membela Bali United.
"Di masa muda saya di FC Utrecht saya selalu menjadi kapten dan saya sering menjadi bagian dari seleksi tim distrik bersama pemain seperti Daley Blind, Georginio Wijnaldum dan Leroy Fer,"
"Saya diizinkan melakukan debut bersama tim utama FC Utrecht dan mencetak gol melawan PSV namun pada akhirnya saya tidak benar-benar berhasil merebut tempat utama. Saya berharap bisa melakukan itu, tapi terkadang kenyataan hidup bisa berbeda," kata Stefano Lilipaly.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Kuliti Shin Tae-yong, Empat Tahun Jadi Pelatih Belum Pernah Juara di Level ASEAN
-
Alasan Shin Tae-yong Puji Penampilan Ernando Ari di Final Piala AFF U-23 2023 Meski Gagal Eksekusi Penalti
-
Ernando Ari Bongkar Alasan Jadi Eksekutor Penalti: Tidak Ada Penendang Keenam
-
Nadeo Argawinata Dipanggil Shin Tae-yong Jelang FIFA Matchday September, Buntut Ernando Ari Gagal Eksekusi Penalti?
-
Bikin Jokowi Batuk 4 Minggu karena Polusi Udara, Pakar Beberkan Bahayanya
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari
-
Di Balik Senyum Guru di Ujung Desa
-
Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027
-
BRI Jaring Lulusan Terbaik UGM Lewat BRILIANEXT, Beri Jalur Cepat Menuju Future Leader
-
Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring
-
Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana
-
Review Husbands in Action: Detektif dan Dokter Hewan Lawan Sindikat Jahat!
-
Big Bad Wolf Kembali ke Semarang, Bawa Sejuta Buku untuk Bangkitkan Minat Baca Generasi Muda
-
Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo