/
Senin, 28 Agustus 2023 | 10:05 WIB
Stefano Lilipaly. [Istimewa] (Istimewa)

Stefano Lilipaly menjadi salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memiliki rekam jejak cukup baik. Ia jadi satu-satunya pemain naturalisasi yang membela Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016. 

Stefano Lilipaly mengaku momen Piala AFF 2016 jadi salah satu pengalaman terbaiknya di Indonesia.

Lilipaly mengatakan bahwa momen yang paling ingat ialah saat dirinya bersama skuat Timnas Indonesia diundang makan siang oleh Presiden Jokowi

"Kami menyatukan seluruh negara pada 2016 dengan mencapai final Piala AFF. Rupanya Presiden Indonesia, Joko Widodo menganggap hal itu sangat istimewa, kami pun diundang untuk makan siang di Istana," ucap Lilipaly seperti dikutip dari Voetbal International, Senin (28/8). 

"Biasanya mustahil untuk bisa dekat dengan Presiden, tapi waktu itu kami bisa duduk satu meja bersamanya. Bahkan peralatan makannya pun terbuat dari emas," tambah pemain Borneo FC tersebut. 

"Saya tidak akan pernah mengalami pengalaman seperti itu jika saya tidak mengambil resiko sepuluh tahun yang lalu," sambungnya. 

Stefano Lilipaly kemudian menceritakan bahwa ia awalnya memang berniat untuk berkarierd di Belanda dengan membela FC Utrecht. 

Namun, karier Lilipaly berubah 180 derajat dan ia pada akhirnya memutuskan untuk pindah ke Indonesia pada 2017 dengan membela Bali United. 

"Di masa muda saya di FC Utrecht saya selalu menjadi kapten dan saya sering menjadi bagian dari seleksi tim distrik bersama pemain seperti Daley Blind, Georginio Wijnaldum dan Leroy Fer,"

Baca Juga: PSSI Kerjasama dengan Jepang Soal Wasit, Di Final Piala AFF U-23 Timnas Indonesia Kena 'Tikam' Hiroki Kasahara

"Saya diizinkan melakukan debut bersama tim utama FC Utrecht dan mencetak gol melawan PSV namun pada akhirnya saya tidak benar-benar berhasil merebut tempat utama. Saya berharap bisa melakukan itu, tapi terkadang kenyataan hidup bisa berbeda," kata Stefano Lilipaly.

Load More