Viral seorang ayah di Sukabumi, Sukabumi menyiksa anak kandungnya. Video penyiksaan kepada sang anak kemudian disebar pelaku lewat media sosial Facebook.
Peristiwa ini terjadi di di Kecamatan Cidolog, Kabupeten Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku berinisial ER (34) saat ini sudah ditangkap pihak kepolisian setelah videonya viral.
Menurut Kapolsek Sagaranten AKP Deni Miharja mengatakan setelah melakukan kekerasan terhadap korban dan merekamnya.
Terduga pelaku ER langsung mengunggah video tersebut ke akun Facebook atas nama istrinya sendiri yang saat ini sedang bekerja di luar negeri (Arab Saudi).
Rupanya alasan pelaku tega menyiksa anak kandungnya lalu merekamnya didasari rasa kesal lantaran korban meminta uang jajan.
"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena merasa kesal terhadap anaknya yang meminta uang jajan berkali-kali. Selain itu, antara pelaku dengan istrinya sedang ada permasalahan yakni istrinya mem-block nomor WhatsApp pelaku," kata AKP Deni seperti dikutip dari SukabumiUpdate--jaringan Suara.com
Sebelumya viral video berdurasi 1 menit 22 detik yang memperlihatkan aksi sadis seorang ayah memarahi lalu menendang anak kandungnya.
Di video itu, si anak perempuan menangis tersedu-sedu sedangkan ayah kandung merekam aksinya memaki korban dengan kata-kata kasar. Si ayah rupanya geram karena korban kerap meminta uang jajan.
Tak hanya memaki, adegan selanjutnya dalam video itu sungguh miris. Si ayah melepaskan tendangan sebanyak dua kali kepada anak kandungnya.
Baca Juga: Viral Ibu Korban Kecelakaan Lion Air Siapkan Uang Puluhan Juta Rupiah Cari Sosok Mirip Anaknya
Tendangan pertama mendarat telak di wajah korban hingga ia terjengkang. Tak puas, si ayah kemudian menendang lagi dan mengarah ke kaki korban.
Korban yang masih menahan sakit langsung berdiri dan memeluk kakak perempunnya di kursi. Tampak kakak korban sangat trauma melihat aksi sadis sang ayah.
Berita Terkait
-
Keji! Seorang Ayah di Sukabumi Siksa Anak Kandung Hanya Gegara Minta Uang Jajan
-
Penyebar Hoaks Tawuran Viral di Sesetan Denpasar Ditangkap
-
Atap Rumah Warga Jadi Hancur Gara-Gara Diinjak Bocah yang Kejar Layangan Putus
-
Viral Sound System Karnaval di Sidoarjo Terbakar, Warganet: Kena Azab
-
Kisah Pilu Tukang Becak di Solo Kena Prank: Kaget Baru Tidur Dibangunkan Orang, Ternyata Diberi Amplop Isi Kertas
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dua Warga Alami Luka Tembak, Mess PT BCP Dibakar: Apa yang Terjadi di Lempuing?
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!