/
Senin, 11 September 2023 | 13:47 WIB
Presiden Jokowi didamping Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, usai mengecek harga komoditas di pasar Grogolan, Kota Pekalongan, Selasa (29/8/2023). (ANTARA/Kutnadi)

Restu Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang akan maju di Pilpres 2024 semakin kuat.

Pasalnya, Joko Widodo menyerahkan ketentuan pencalonan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang ikut kontestasi Pemilihan Umum Presiden 2024 kepada aturan Komisi Pemilihan Umum.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi gudang Bulog Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Senin, Jokowi menjawab pertanyaan wartawan seputar kontestasi Pilpres 2024 yang akan melibatkan sejumlah menteri aktif.

Salah satunya terkait pelepasan jabatan menteri jika nanti maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.

"Aturannya seperti apa? Kalau aturannya boleh, tidak usah mundur, ya tidak apa-apa," kata Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan hal terpenting yang perlu ditaati dari situasi itu adalah larangan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik.

"Paling penting tidak menggunakan fasilitas negara. Yang kedua, kalau kampanye cuti, aturannya jelas," ujarnya.

Jokowi tidak khawatir apabila kebijakan dispensasi cuti bagi setiap menteri yang maju pada kontestasi Pilpres 2024 dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan.

"Sistem birokrasi kita ini sudah mapan," katanya.

Baca Juga: Waspada Kabar Hoax Cawapres Ganjar Pranowo: Teka Teki Cawapres Temui Titik Terang, Sosok Kuat NU Dipilih Jokowi dan Mega

Presiden Jokowi juga merestui menterinya untuk tampil pada Pemilu 2024. "Ya diizinkanlah. Yang dulu-dulu juga gitu," katanya. 

Load More