/
Jum'at, 15 September 2023 | 18:35 WIB
Azizah Salsha, Pratama Arhan dan Andre Rosiade (Instagram/@andre_rosiade)

Ayah Azizah Salsha yang juga Mertua Pratama Arhan Andre Rosiade belakangan ini tak terlepas dari sorotan publik di media sosial.

Sorotan terhadap Andre Rosiade tidak terlepas dari sang anak Zize (Sapaan Azizah Salsha) dan Pratama Arhan yang belakangan terus menyita perhatian.

Pasangan Pratama Arhan dan Azizah Salsha belakangan ini baru saja menyambangi Kantor Kementerian pertahanan untuk bertemu Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Andre Rosiade dan sang istri yang juga ikut menamani anak dan menantunya bertemu Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Seperti diketahui, Andre Rosiade merupakan anggota DPR Ri dari Partai Gerindra. Ia juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat.

Dalam tulisan ini, moots.suara.com merangkum berbagai kontroversi mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade dilansirdari berbagai sumber.

Jadi Jubir BPN Prabowo-Sandi

Ayah dari Azizah Salsha sekaligus Mertua Pratama Arhan Andre Rosiade (Paling kiri) saat bertemu Prabowo Subianto. [Instagram @pratamaarhan8] (sumber:)

Andre Rosiade pada Juli 2018 lalu pernah dikabarkan menyebarkan berita bohong soal Muhammad Zainul Majdi (TBG) sebagai ipar dari Luhut Binsar Pandjaitan, sekaitan dengan dukungan TGB kepada Jokowi.

Saat itu, Andre Rosiade yang kala itu selaku Jubir BPN Prabowo-Sandi mengandalkan sumber dari laman Wikipedia tanpa verifikasi, sementara pihak Wikipedia sudah meralat informasi tersebut karena tidak memiliki sumber.

Baca Juga: Biodata dan Profil Andre Rosiade, Mertua Pratama Arhan yang Pertemukan dengan Prabowo Subianto

Setelah itu, Andre Rosiade malah meminta TGB dan Luhut untuk memberikan klarifikasi serta meminta Wikipedia berhati-hati untuk menyuguhkan informasi.

Ancam Relawan Faldo Maldini

Pratama Arhan; Aziza Salsha; Andre Rosiade (sumber: Instagram)

Andre Rosiade juga pernah menjadi sorotan setelah relawannya dari Partai Gerindra diberitakan mengancam relawan Faldo Maldini dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada bulan Juni 2020. 

Andre saat itu mengancam relawan Faldo bernama Dori Asra Wijaya yang menulis kritikan atas sikap arogannya. Sebelumnya, Andre lebih dulu menyerang personal Dori dengan menyebar foto-foto Dori dengan Faldo. 

Menyebarkan rumor tentang Adian Napitupulu

Andre Rosiade pernah menyanggah tulisan Anggota Komisi I DPR dari partai PDIP, Adian Napitupulu tentang kritikannya kepada Menteri BUMN Erick Thohir sekaitan kenaikan utang BUMN mencapai Rp5.600 triliun.

Andre menyanggah tuduhan Adian sambil memuji-muji kinerja Erick Thohir.Ia bahkan menduga ada maksud tertentu di balik kritik Adian.

Saat itu, Andre menyebut rumor soal Adian mengusulkan nama-nama ke Menteri BUMN untuk posisi komisaris. Namun, dikatakan Andre kawan-kawan Adian malah dicopot

Atas rumor yang disebarkan Andre, Adian pun angkat bicara. Adian mengatakan tugas dan fungsi anggota DPR harusnya melakukan fungsi Pengawasan yang mana dalam hal ini eksekutif.

Menurut Adian, cara berpikir Andre salah. Menuding kritik sebagai topeng kepentingan merupakan metode untuk membungkam kekritisan.

Hoaks flyover Sitinjau Lauik

Pada 28 Agustus 2022, Andre Rosiade mengatakan dirinya telah mengajukan proposal pembangunan flyover Sitinjau Lauik ke Kementerian PUPR. Ia mengklaim pembangunan flyover akan dimulai pada bulan Juni 2023 dan selesai dalam waktu setahun, sebelum dirinya lengser sebagai anggota DPR. Pembangunan flyover dilakukan oleh Hutama Karya dengan konsep Kerjasama antara Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Informasi rencana pembangunan flyover Sitinjau Lauik dibantah oleh anggota DPR dari Dapil Sumbar lainnya, Athari Gauthi Ardi yang juga duduk di Badan Anggaran DPR. Athari Athari menyebut informasi tersebut kabar bohong dan merupakan siasat pembodohan masyarakat demi pencitraan politik.

Penjebakan PSK

Andre Rosiade bersama Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar juga pernah melakukan penggerebekan praktik prostitusi online di sebuah hotel di Kota Padang pada 26 Januari 2020 lalu.

Penggerebekan ini berujung pada penahanan seorang perempuan tunasusila berinisial NN oleh Polda Sumbar. Kabid Humas Polda Sumbar Stefanus Satake Bayu Setianto menyatakan praktik prostitusi online yang menyeret NN terungkap berkat informasi Andre Rosiade. 

Menurut keterangan polisi, Andre turut merencanakan penggerebekan, dibuktikan dengan struk reservasi kamar tempat penggerebekan atas nama Andre Rosiade. Meski demikian, polisi merahasiakan identitas pria yang memesan dan bersama NN di kamar hotel.

Dalam wawancara dengan Media Indonesia, Andre mengakui menjebak NN dalam penggerebekan, walaupun sebelumnya ia sempat membantah.

Andre Rosiade menyatakan aksi penjebakan tidak melanggar hukum karena bekerja sama dengan kepolisian. Sementara itu, tersangka NN merasa diperlakukan tidak layak lantaran digerebek dalam keadaan telanjang dan sempat disetubuhi oleh pria yang merupakan kliennya.

Pria tersebut diketahui adalah "orang suruhan" yang dibayar Andre untuk menjebak NN dengan tujuan membuktikan prostitusi online ada di Kota Padang.

Ketika struk reservasi kamar atas nama dirinya terkuak, Andre menyebutnya sebagai fitnah dari pihak hotel. Namun, saat pihak hotel menantangnya menempuh jalur hukum, Andre mengelak.

Load More