Pelatih Timnas Indonesia U-24 Indra Sjafri mengakui bahwa Garuda Muda sangat sulit untuk lolos ke babak selanjutnya di cabang olahraga sepak bola Asian Games 2022 Hangzhou.
"Tentu hasil yang sangat mengecewakan bagi kami. Kami menjadi sangat sulit di posisi grup, walaupun dengan satu kemenangan. Padahal sebelumnya sangat yakin bisa memenangkan pertandingan," kata Indra Sjafri.
Dalam dua laga yang telah dimainkan di grup F, Indonesia menang 2-0 melawan Kirgistan pada Selasa (19/9), dan kalah 0-1 dari Taiwan pada laga yang digelar hari ini di Stadion Universitas Zhejiang Hangzhou China.
Hasil ini membuat Indonesia berada di peringkat dua klasemen Grup F dengan satu menang dan satu kalah. Catatan yang sama dengan Taiwan, namun Indonesia unggul selisih satu gol.
Indra sebenarnya telah memprediksi gaya permainan Taiwan yang lebih defensif. Namun anak-anak asuhnya belum bisa mendobrak pertahanan Taiwan, alih-alih malah kejebolan satu gol di awal babak kedua.
"Dengan gol yang terjadi, para pemain tidak bisa bangkit. Saya melakukan beberapa pergantian untuk bisa mengubah situasi tapi tidak banyak membantu. Hasil ini hasil yang sangat kita tidak inginkan," katanya.
Menurut dia para pemain Indonesia tidak bisa berkembang seperti yang diharapkan. Dia mencatat banyak terjadi kesalahan-kesalahan operan bola. Selain itu tidak terdapat pergerakan tanpa bola yang dilakukan oleh Rizky Ridho dkk.
Indonesia tinggal menyisakan satu laga di babak grup melawan Korea Utara yang dijadwalkan bertanding pada Minggu (24/9). Korea Utara yang dijadwalkan melawan Kirgistan pada malam ini dipastikan lolos ke babak selanjutnya apabila berhasil memetik kemenangan.
Sementara Indonesia harus bermain habis-habisan untuk menang, sekaligus menciptakan gol sebanyak mungkin agar unggul selisih gol apabila Taiwan juga meraih kemenangan melawan Kirgistan di akhir pekan yang sama.
Baca Juga: Beda Kualitas Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong, Dibandingkan Usai Timnas Indonesia U-24 Kalah
"Ini jadi bahan evaluasi. Kita harus hadapi pertandingan satu lagi, mau tidak mau harus bekerja keras untuk lolos di grup. Kalau tadi bisa menang, di pertandingan ketiga kita tidak terlalu dikejar melawan Korea Utara habis-habisan. Terakhir melawan Korea Utara dan itu harus kita menangkan," katanya.
Indra menyatakan akan memanfaatkan masa jeda dua hari untuk mempersiapkan Timnas Indonesia sebaik-baiknya melawan Korea Utara. [Antara]
Berita Terkait
-
Beda Kualitas Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong, Dibandingkan Usai Timnas Indonesia U-24 Kalah
-
Timnas Indonesia U-24 Takluk dari Taiwan, Kekalahan Pertama Kali Sejak 1991
-
3 Pemain Korut Ancaman Nyata Timnas Indonesia U-24 di Laga Terakhir Fase Grup Asian Games 2022
-
Laga Klasik: Timnas Indonesia Dipermak Korut di Asian Games, Gelar Top Skor Ferdinand Sinaga Sia-sia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor