Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti sempat mengatakan bahwa ia tak ingin lagi tertipu dengan video pemain-pemain diaspora.
Menurut Bima Sakti, ia nantinya akan dibantu oleh Frank Wormuth untuk mencari pemain keturunan Indonesia yang layak bermain untuk Timnas Indonesia.
Bima Sakti mengatakan nantinya Wormuth akan melihat langsung skill dan talenta pemain diaspora, utamanya mereka yang berkarier di Belanda.
Nah, salah satu talenta muda yang layak untuk diamati langsung oleh Frank Wormuth ialah kapten AZ Alkmaar U-18, Julian Oerip. Pemain berposisi gelandang serang ini cukup layak untuk kelak dinaturalisasi untuk bela Timnnas Indonesia.
Pemain yang bisa juga ditempatkan sebagai winger kiri ini cukup apik bermain untuk AZ di musim ini. Sejauh ini ia sudah mencetak 1 gol untuk AZ dari 3 caps.
Julian Oerip tercatat merupakan pemain jebolan AZ. Ia sudah bermain di tim ini dari semua kelompok umur, mulai dari U-17 hingga U-21.
Saat membela AZ U-17, Julian sudah mencetak 11 gol dan 5 asssit dari 27 pertandingan. Sementara di tim U-18, ia mencetak 3 gol dan 1 assist dari 14 pertandingan.
Dari total 14 gol yang ia cetak untuk AZ, mayoritas dicetaknya saat ditempatkan sebagai gelandang tengah yakni 10 gol. Di posisi ini juga ia mencetak 3 asisst.
Namun, PSSI harus gerak cepat untuk bisa menggaet Julian lantaran timnas Belanda pun tertarik kepada pemain berdarah Surabaya tersebut.
Seperti dikutip dari halaman resmi AZ, Julian Oerip dipanggil ke tim U-18 Belanda. Julian masuk dalam daftar seleksi pemain Belanda U-18 yang akan dibawa ke Kroasia pada turnamen uji coba antar negara pada Oktober 2023.
Julian Oerip merupakan pesepak bola keturunan Indonesia yang lahir di Belanda, tepatnya di Alkmaar, pada 26 Oktober 2006.
Dilansir dari berbagai sumber, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini memiliki darah keturunan Indonesia yang berasal dari Surabaya.
Sejak lahir hingga usianya kini telah 16 tahun, Oerip sendiri tumbuh di Belanda. Kiprahnya di sepak bola bermula di klub kota kelahirannya AFC ’34 Alkmaar.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Pulang, Daftar 8 Negara Lolos Perempat Final Asian Games 2023
-
Startegi Indra Sjafri Disebut Bikin Bingung Pemain, Keputusan Pertahankan Egy Maulana Vikri Diprotes
-
Timnas Indonesia U-24 Dibubarkan Usai Kalah dari Uzbekistan dan Angkat Koper dari Asian Games 2023
-
Tak Semua Buruk! 3 Poin Penting Indra Sjafri usai Timnas Indonesia Kalah dan Angkat Kaki dari Asian Games 2023
-
Rekap Hasil 3 Tim ASEAN di 16 Besar Asian Games 2022: Semua Babak Belur!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun