Catatan penampilan yang sangat sedikit bersama Swansea City U-21 ini membuat Nathan tidak memiliki jam terbang cukup bagus jika PSSI memutuskan untuk melakukan naturalisasi kepadanya.
Selain soal statistik permainan, Nathan juga hanya akan membuat pemain di posisi full back Timnas Indonesia makin menumpuk.
Di posisi full back kiri Timnas Indonesia sudah ada pemain lebih apik seperti Pratama Arhan. Nathan sendiri hanya bisa di-plot sebagai full back dan bek tengah.
Untuk posisi bek tengah, tentu saja cukup berat jika ia dipaksakan untuk dinaturalisasi oleh PSSI. Kemampuannya sebagai bek tengah tidak cukup baik jika dibandingkan dengan pemain seeprti Elkan Baggott.
Meski begitu, ada nilai plus yang didapat Timnas Indoensia jika ia dinaturalisasi oleh PSSI. Nilai plus itu adalah soal alternatif pemain di sektor belakang untuk Shin Tae-yong.
Nathan masih berusia sangat muda yakni 21 tahun. Ia bisa jadi diprioritas untuk masa depan Timnas Indonesia. Selain soal usia yang masih sangat muda, jika melihat dari skill individu, Nathan terbilang cukup baik karena memiliki pengalaman bermain di Eropa
Berita Terkait
-
Lupakan Belanda, Jay Idzes Ungkapkan Kebangggan Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Jleb! Pratama Arhan Dihina Miskin, Kakak Ipar 'Sindir' Marshella Aprillia: Enak Makan Uang Pansos Sama Si Miskin?
-
Segera Jadi WNI, Hasrat Cyrus Margono Bela Timnas Indonesia Tertutup karena Hal Ini
-
Timnas Indonesia Minim Persiapan, Benarkah Shin Tae-yong Remehkan Lawan?
-
Timnas Indonesia Makin Bertabur Bintang, PSSI Diam-diam Hubungi Kiper Inter Milan Emil Audero?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN