Belakangan ramai dibicarakan PSSI yang tengah berdiskusi dengan negara tetangga Australia untuk Indonesia bisa menjadi tuan rumah bersama di Piala Dunia 2034.
Keinginan Indonesia ingin jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Australia rupanya mendapat sindiran dari salah satu media di Arab Saudi.
Seperti diketahui, Arab Saudi menjadi salah satu kandidat terkuat untuk dipilih FIFA menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Salah satu media Arab Saudi Aawsat.com dalam ulasan terkait hal itu menyindir kondisi buruk sepak bola Indonesia beberapa tahun ke belakang ini.
Menurut media yang berbasis di Riyadh, Arab Saudi, sepak bola Indonesia memiliki rekam jejak tidak terlalu bagus. Mereka dalam ulasannya menyindir soal kegagalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 beberapa waktu lalu.
"Maret lalu, FIFA mencabut hak Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, setelah federasi (PSSI) umumkan pembatalan drawing. Gubernur Bali menolak menjamu tim Israel," tulis media Arab Saudi tersebut.
"Indonesia juga menjadi tempat terjadinya bencana stadion terburuk di dunia yang terjadi pada tahun lalu, ketika 135 orang meninggal, sebagian besar karena mati lemas, terinjak-injak setelah pertandingan di Stadion Kanjuruhan,"
Sebelumnya, Ketua umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa sampai saat ini, Indonesia memang masih diajak untuk bisa berkolaborasi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Australia.
"Sebelum saya di PSSI, sudah ada perbincangan. Pasti media ingat. Sejak 2017 sudah ada diskusi dengan Australia. Bahkan, beberapa waktu lalu, saat Kongres FIFA di Rwanda, saya juga sempat diskusi dengan FFA (Federasi Sepakbola Australia) soal itu. Jadi bukan tidak diajak. Indonesia masih diajak Australia untuk bahas soal kolaborasi menjadi tuan rumah bersama," ujar Erick Thohir seperti dikutip dari Antara.
Erick juga menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo mendukung untuk biding Piala Dunia 2034. Termasuk memberikan respon positif ketika FIFA memajukan jadwal pengajuan biding ke tanggal 31 Oktober.
"Dengan percepatan yang dilakukan FIFA, pihak Australia, ajak kembali Indonesia. Opsinya bertiga, yakni Indonesia, Australia dengan tambahan Selandia Baru. Atau opsi lain, bersama Australia, Indonesia, Malaysia, dan Singapura," tambahnya.
Berita Terkait
-
Malaysia Dukung Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Ketimbang Indonesia
-
Nathan Tjoe-A-On Miliki Gelar Individu yang Sempat Diraih oleh Frenkie de Jong dan Hakim Ziyech
-
Gantikan Luhut, Ini Sederet Tugas yang Dipegang Erick Thohir
-
Bantah Prabowo Ngebet Gandeng Gibran Jadi Cawapres, Elite PAN: Kami Tetap Erick Thohir
-
Pratama Arhan Kena Hujat, Azizah Salsha Tampil Seksi Sampai Perutnya Terlihat Jelas
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram