Dua pemain keturunan Indonesia, Million Manhoef dan Neraysho Kasanwirjo berkontribusi saat tim u-21 Belanda meraih kemenangan 5-0 saat melawan Gibralatar, Rabu (18/10) waktu setempat.
Belanda berhasil meraih kemenangan 5-0 atas Gibraltar pada babak kualifikasi Euro U-21 2025. Satu dari empat gol kemenangan Belanda U-21 dicetak oleh Million Manhoef.
Empat gol sisanya dicetak oleh Kenneth Taylor (12'), Noah Ohio (13'), Myron van Brederode (36') dan Devyne Rensch (63'). Hasil ini jadi kemenangan keempat Belanda U-21 yang diasuh oleh Michael Reiziger.
Sebelumnya pada laga melawan Makedonia Utara, Belanda menang 2-0, dilanjutkan kemenangan 3-0 atas Georgia dan Moldova. Di laga melawan Gibraltar, dua pemain keturunan Indonesia, Million Manhoef dan Neraysho Kasanwirjo dipercaya full bermain 90 menit.
Pelatih Michael Reiziger mem-plot Neraysho Kasanwirjo sebagai bek tengah bersama Jorrel Hato. Sebelumnya, pada laga melawan Georgia, Reiziger menempatkan pemain keturunan Indonesia lainnya, Ryan Flamingo jadi rekan duet Hato.
Sayangnya pada laga melawan Gibraltar, Ryan Flamingo tak masuk dalam pemain inti dan pemain cadangan. Sementara itu, Manhoef yang di laga melawan Georgia masuk sebagai pemain pengganti, sukses membayar kepercayaan Reiziger saat turun sebagai starting line up dinihari tadi.
Million Manhoef hampir mencetak gol kedua di laga tersebut, sayangnya wasit menganulir gol itu karena sepakan dari Manhoef belum menyentuh mistar gawang.
"Saat ini saya tidak yakin apakah bola berada di belakang garis, saya hanya melihatnya di gambar. Sayang sekali, (padahal) itu akan menjadi gol terbaik," ungkapnya seperti dikutip dari ESPN.
Lebih lanjut, Manhoef mengaku bahwa ia sangat senang bisa berkontribusi bersama tim U-21 Belanda. Ia pun mengaku sangat ingin lebih berkembang dan berkontribusi lebih.
"Lawan yang kami hadapi sejauh ini mungkin bukan yang terkuat di atas kertas. Namun, Anda tidak boleh meremehkan tim manapun. Terkadang Anda bermain melawan diri sendiri dan itu juga sulit,"
"Kami di sini bukan untuk memenangkan pertandingan. Setiap pertandingan adalah satu kesatuan tim. Kami harus menggunakan waktu ini untuk lebih mengenal satu sama lain," sambungnya.
Berita Terkait
-
Pupus Harapan PSSI, Pemain Keturunan Indonesia Million Manhoef Mantab Ingin Berkembang di Timnas Belanda
-
PSSI Wajib Gerak Cepat, Pemain Keturunan Neraysho Kasanwirjo Susul Ryan Flamingo Dipanggil Timnas Belanda
-
Belanda Bangun Tim Muda Andalkan Pemain Keturunan Bekas Negeri Jajahan: Pemain Berdarah Indonesia Mendominasi
-
Pemain Keturunan Indonesia Neraysho Kasanwirjo Menyusul Ryan Flamingo, Resmi Dipanggil Timnas Belanda
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
-
Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi