Timnas Mali U-17 dalam optimisme yang tinggi menjelang pertandingan di Piala Dunia U-17 2023. Hal ini dikarenakan cuaca di Indonesia yang mirip dengan negara tersebut.
Setibanya di Indonesia, Timnas Mali U-17 sudah mempersiapkan diri dengan berlatih di di Lapangan Sriwaru, Solo. Mali intensif berlatih jelang laga bersaing di Grup B Piala Dunia U-17 2023 bersama Spanyol, Kanada, dan Uzbekistan.
Mali sendiri akan bermain di salah satu pertandingan pembuka turnamen Piala Dunia U-17 Indonesia menghadapi Uzbekistan pada Jumat (10/11) sore pukul 16:00 WIB di Stadion Manahan, Solo.
Ibrahima Ze Koulibaly, media officer Timnas Mali U-17, menyatakan target tinggi tim mereka di turnamen ini.
“Kami sebelumnya juga sudah melakukan persiapan yang terbaik sebelum berangkat (ke Indonesia). Kami sudah menggelar persiapan tahap pertama di Kota Bamako, Mali,” ujar Ibrahima Ze Koulobaly.
“Setelah itu, persiapan kedua kami gelar di Jeddah, Arab Saudi dan kini kami sudah di Indonesia.”
Ibrahima menegaskan bahwa persiapan Timnas Mali U-17 benar-benar serius, menunjukkan komitmen penuh mereka untuk menghadapi kompetisi di Indonesia.
Tak main-main Ibrahima bahkan menegaskan bahwa Mali memiliki ambisi besar untuk merebut trofi Piala Dunia U-17 2023.
Tim yang dilatih oleh Soumalia Coulibaly ini akan tanpa ragu menghadapi tantangan dari tim-tim unggulan seperti Spanyol, Uzbekistan, dan Kanada, dengan para pemain siap dalam kondisi terbaik.
Baca Juga: Radja Nainggolan 'Tantang' Pemain Muda Indonesia
Menurut Ibrahima, Mali beradaptasi dengan baik di Indonesia. Cuaca di Solo ternyata mirip-mirip dengan di negara Mali sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah