Striker Arema FC, Gustavo Almeida, blak-blakan merasa terpaksa harus pindah ke Persija Jakarta dengan status pinjaman. Ia merasa waktunya kurang tepat.
Arema FC telah mengumumkan perpindahan Gustavo Almeida ke Persija Jakarta melalui laman resminya pada Rabu (8/11/2023).
Meski pindah dari klub papan bawah menuju Macan Kemayoran asuhan Thomas Doll, Gustavo Almeida nyatanya tidak merasa senang.
“Saya tidak suka berpisah di tengah musim seperti ini," kata Gustavo Almeida dikutip dari WeAremania, Kamis (9/11/2023).
"Saya tidak mau, saya sudah bekerja di Arema dan setiap hari kita bekerja bersama, meski kita kalah, imbang, dan menang. Semua itu sudah dilalui, kadang kita di atas, kadang juga kita turun,” tambahnya.
Striker berusia 27 tahun itu menjelaskan bahwa dirinya sudah nyaman bermain untuk Arema FC. Hal itu dia buktikan dengan orehan golnya yang sudah mencapai dua digit kendati tim masih terseok-seok di papan bawah.
Arema FC saat ini menduduki urutan ke-16 dengan koleksi 18 poin dari 19 pertandingan. Namun, Gustavo mampu unjuk gigi dan untuk sementara memuncaki daftar top skor dengan 14 gol.
"Inilah sepak bola. Kadang tidak bisa dikontrol dan saya harus mengikutinya. Ketika saya berbicara tentang ini, apa pun itu, di Arema saya merasa senang. Tapi, saya harus mengikutinya," kata Gustavo Almeida.
Kendati kurang suka pindah di tengah musim, Gustavo menegaskan bahwa di sepak bola apapun bisa terjadi termasuk kepindahan pemain dari satu tim ke tim lain.
Baca Juga: Guna Redam Serangan Cepat Timnas Indonesia, Pelatih Irak Sudah Siapkan Senjata Pamungkas
“Saya pikir Persija sudah bernegosiasi dengan manajemen tim Arema dan saya sudah berkomunikasi untuk pindah ke Persija," kata Gustavo.
"Hal itu masuk dalam bisnis sepak bola termasuk saya [harus pindah ke Persija]. Saya tidak bisa mengontrolnya, justru harus mengikutinya," tegasnya.
(Arief A)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu