Striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad kena ultimatum dari salah satu eks pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso.
Pelatih yang kini menukangi Persikabo 1973 ini menilai adanya perbedaan ketajaman Dimnas Drajad ketika bela Timnas Indonesia dan klub.
Ketika membela Timnas Indonesia, Dimas Drajad tampil gacor. Terakhir, ia mencetak hattrick saat skuad Garuda membantai Brunei Darussalam, Oktober 2023 silam.
Namun Dimas Drajad tampak melempem ketika menjadi striker Persikabo 1973. Dalam 11 pertandingan di BRI Liga 1 2023/2024, belum ada satu gol pun tercipta.
Hal inilah yang membuat eks pelatih Timnas Indonesia U-23 tersebut memberikan ultimatum kepada Dimas.
"Itu tentunya harus segera diatasi oleh Dimas (Drajad) ya," kata Aji Santoso usai laga Persikabo 1973 vs Persija Jakarta.
"Dia (Dimas Drajad) bisa cetak gol di timnas, tapi di klub ini dia dapat beberapa peluang tapi gagal mencetak gol," kata mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut.
"Jadi ini harus segera diselesaikan oleh Dimas Drajad sendiri," pungkasnya.
Kini, Dimas Drajad menjadi satu dari 27 pemain yang kembali dipanggil Shin Tae-yong untuk laga melawan Irak dan Filipina pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Bek Naturalisasi Malaysia Cuma Jadi Cadangan di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026
Laga pertama akan digelar di Basra International Stadium, Basra, Irak, Kamis (16/11/2023). Dilanjutkan berjumpa Filipina di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (21/11/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta