PSSI memberikan tanggapan terkait masalah lapangan Jakarta International Stadium (JIS) yang tergenang air sebelum laga perempat final Piala Dunia U-17 2023 yang mempertemukan Brasil vs Argentina.
Sempat heboh kabar mengenai JIS yang tergenang air sebelum laga Brasil vs Argentina. Genangan air tersebut disebabkan karena hujan deras yang mengguyur JIS.
Genangan air yang cukup tinggi membuat laga Brasil vs Argentina harus ditunda selama 30 menit.
Hal ini ternyata langsung ditanggapi oleh netizen di beberapa media sosial. Tak sedikit dari mereka menyalahkan keputusan PSSI soal pergantian rumput.
PSSI pun langsung memberikan tanggapan. Lewat salah satu Exco PSSI, Arya Sinulingga, penyebab JIS tergenang air bukan disebabkan karena rumput.
Arya lalu memberikan contoh dengan kondisi rumput yang baik-baik saja pada laga-laga sebelumnya.
"Tapi okelah, rumput baru diganti satu bulan sudah bisa dipakai belasan kali selama dua minggu," ujar Arya SInulingga lewat unggahan akun Instagram @arya.m.sinulingga.
"Jadi bisa dikatakan tiap hari ada pertandingan. Ada yang bilang kenapa nggak pakai rumput lama, kalau dipakai rumput yang lama bisa ngga jadi pertandingan U-17 di JIS."
"Sayangkan, sejak ada JIS tidak pernah dipakai sebagai lapangan sepakbola dalam agenda FIFA. Bahkan Persija sekalipun tidak memakainya dalam pertandingan LIB." tambahnya.
Baca Juga: Congkak! Vietnam Klaim Diri Jadi Tim ASEAN Paling Favorit untuk Lolos Grup Piala Asia U-23 2024
Ia pun mendoakan agar JIS ke depannya bisa digunakan untuk pertandingan resmi lainnya.
"Mudah-mudahan ke depan dengan proses yg dilakukan terhadap JIS bisa dipakai dalam pertandingan resmi. Masa dipakai untuk yang lain terus," pungkasnya.
Terlepas dari itu, Argentina berhasil lolos ke semifinal Piala Dunia U-17 2023 setelah mengalahkan Brasil dengan skor 3-0. Adalah Claudio Echeverri berhasil cetak hattrick untuk kemenangan Tim Tango.
Berita Terkait
-
Doa Erick Thohir untuk Timnas Indonesia Disepelekan Media Vietnam: Lolos Dulu Semifinal Piala Asia U-23, Baru Mikir Olimpiade Paris 2024
-
Timnas Indonesia Berpotensi Miliki Raja Freekick, PSSI Wajib Lihat
-
Timnas Indonesia U-23 Masuk Grup Neraka di Piala Asia U-23 2024, Erick Thohir Percaya Pasukan Shin Tae-yong Mampu Mengatasi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
Bosan dengan Hiruk Pikuk Kota? Temukan Oase Ketenangan Ramadan di Pinggir Pantai Dekat Jakarta
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
5 Shio Paling Beruntung pada 25 Februari - 1 Maret 2026, Banjir Rezeki!
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
9 Tips Puasa Anti Haus, Hindari Minum Ini Biar Kuat sampai Maghrib
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal