Winger Borneo FC, Stefano Lilipaly, mengakui bingung mengenai alasan pelatih Shin Tae-yong yang tidak memanggilnya ke Timnas Indonesia.
Nama Stefano Lilipaly kerap kali keluar masuk timnas. Terkadang ia masih mendapatkan panggilan, tapi terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2026, pemain berusia 33 tahun ini tidak masuk dalam daftar pemain.
Padahal performa mantan pemain Bali United ini sedang bagus di liga. Sayangnya Shin Tae-yong belum meliriknya lagi.
Ia mengaku bingung mengenai alasan Shin Tae-yong, apakah karena tidak percaya atau karena ada pemikiran lain.
Kendati begitu, Lilipaly menegaskan dirinya bangga bisa membela skuad Garuda. Bahkan ia berhasrat untuk menambahkan koleksi capsnya untuk tim Merah Putih.
"Buat saya itu 30 (caps) tidak cukup karena saya pikir itu harus lebih. Coach mungkin tidak percaya atau ada pikiran yang lain," ucap Lilipaly dikutip dari wawancara YouTube bersama LIB TV.
Pemain jebolan akademi FC Utrecht ini mengaku bangga bisa mengenakan jersey dengan lambang Garuda di dada. Ia juga mengingat momen manisnya saat membela skuad Garuda.
"Saya selalu bahagia main untuk timnas. Bangga bermain demi Garuda di dadam itu membuat bangga sekali," ujar pemain Borneo FC ini.
"Asian Games tentunya, lawan UAE pas saya cetak gol menit terakhir umpan dari Saddil, itu masih teringat," cerita Lilipaly terkait kenangan manisnya membela timnas Indonesia.
Baca Juga: Soal Kegagalan Timnas Indonesia U-17, Coach Justin: Lu Ambil Pep Guardiola juga Gak Berhasil!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan