Penjaga gawang asal Filipina, Kevin Ray Mendoza, kabarnya bakal segera berlabuh bersama Persib Bandung menjelang detik-detik terakhir bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2023/2024.
Rumor yang menyebutkan Kevin Ray Mendoza ini bakal gabung Persib Bandung pertama kali disebarkan oleh media asal Malaysia, Astro, Sang kiper disebut-sebut akan segera menyusul jejak mantan pelatihnya, Bojan Hodak.
"Usai pertandingan, manajemen tim mengumumkan bahwa Kevin akan hengkang dari klub untuk menghadapi tantangan baru, dengan kemungkinan akan berangkat ke Indonesia bersama Persib Bandung, tim yang dibesut mantan pelatih KL City Bojan Hodak," demikian tulisan dalam artikelnya.
Kevin Ray Mendoza sendiri sudah berpamitan dengan klubnya, Kuala Lumpur City FC usai laga melawan Kelantan United, Ahad 26 November 2023. Bersama Kuala Lumpur City FC, kiper berdarah Denmark tersebut mempersembahkan gelar Piala Malaysia (2021), runner-up Piala AFC (2022), dan runner-up Piala FA (2023).
Sebagai informasi, Kevin Ray Mendoza merupakan penjaga gawang berkebangsaan Filipina. Namun, sebetulnya dia tercatat lahir di Herning, Denmark, pada 29 September 1994. Dia saat ini sudah berusia 29 tahun.
Karier sepak bolanya bermula bersama FC Midtjylland dan Viborg FF. Setelah itu, dia dipromosikan ke tim senior Viborg FF seusai menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Kevin Ray Mendoza tercatat sudah cukup lama mengenyam asam-garam sepak bola Denmark. Tercatat, dia pernah bermain bersama Kjellerup (2012-2014), Ringkobing (2014-2015), Thisted (2015-2018), Horsens (2018-2019), dan HB Koge (2019-2020).
Adapun klub Denmark terakhir yang menggunakan jasanya ialah Vendsyssel FF pada 2020. Sayangnya, kontrak Kevin Ray Mendoza harus diakhiri lebih cepat, tepatnya pada 11 Februari 2021.
Baca Juga: Segrup dengan Timnas Indonesia U-23, Pelatih Qatar Tebar Ancaman
Sehari setelah meninggalkan Vendsyssel, Mendoza memutuskan untuk bergabung dengan klub Liga Super Malaysia, Kuala Lumpur FC. Dia membantu tim ini menjuarai Piala Malaysia 2021 seusai mengalahkan JDT di partai final.
Mendoza memang lahir dan dibesarkan di Denmark, tetapi dia punya darah keturunan Filipina, sehingga bisa memperkuat The Azkals di level internasional. Debutnya sendiri tercipta pada 15 Juni 2021 pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia melawan Maladewa.
Meskipun berstatus sebagai jebolan Liga Denmark, tetapi nilai pasar Mendoza tak begitu istimewa. Terakhir kali dia bermain di Kuala Lumpur City FC, harga pasarnya hanya mencapai Rp4,35 miliar.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung