Pelatih Bima Sakti saat TC di Jerman (Instagram/bimasakti_tukiman)
Bima Sakti menyayangkan hal ini, mengingat kualitas dan mentalitas pemain tersebut sebanding dengan pemain-pemain yang bermain di Eropa dan Amerika Latin.
Bima Sakti menegaskan bahwa dalam memilih starting lineup, keputusan tersebut didasarkan pada performa pemain saat latihan.
Diskusi dengan tim pelatih juga menjadi faktor penentu, di mana kolaborasi dengan Frank dan coach Indra menjadi bagian dari proses evaluasi.
Meskipun Timnas Indonesia U-17 mengalami kegagalan di Piala Dunia U-17, Bima Sakti menekankan bahwa setiap pemain mendapatkan perlakuan yang sama dan penilaian didasarkan pada kualitas permainan mereka.
(Pebriansyah Ariefana)
Komentar
Berita Terkait
-
Tebar Ancaman, Timnas Mali U-17 Siap Jebol Gawang Prancis di Piala Dunia U-17 2023
-
Pria Jerman Dibalik Kesuksesan Timnas Indonesia U-17 Tahan Imbang Ekuador di Piala Dunia U-17 2023, Bukan Hanya Bima Sakti
-
Bima Sakti Akui Fisik dan Passing Pemain Timnas Indonesia U-17 Kurang, Faktor Penyebab Gagal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia U-17 2023?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN