Suara.com - Jakarta, Ribuan penumpang KRL sejak pagi memadati stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Hal itu akibat sejumlah stasiun yang tergenang air dan tidak bisa dilalui kereta. Selain itu, sejumlah perjalanan kereta pun hanya sampai di stasiun Manggarai serta Jatinegara, Rabu (5/2).
Informasi yang dihimpun, genangan air tersebut terdapat di stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Kampun Bandan. Akibatnya, KRL dari Bogor menuju Jakarta Kota hanya sampai di stasiun Manggarai. Sementara kereta dari Bekasi menuju Jakarta hanya sampai di stasiun Jatinegara.
Para penumpang KRL pun melanjutkan perjalanan mereka dari stasiun Manggarai menggunakan bus kota.
“Saya naek dari Tanjung Barat, mau ke Kota, akhirnya naek angkot,” ujar Nia, salah seorang karyawan swasta.
Hal serupa juga dialami Lutfia, mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta. Sebelum membeli tiket Lutfia telah diberitahu pihak stasiun jika perjalanan kereta hanya sampai di Manggarai.
“Saya naek dari stasiun Pondok Cina, tapi petugasnya udah bilang cuma sampai Manggarai,” ujarnya.
Hingga kini ratusan orang masih memadati Stasiun Manggarai untuk kemudian melanjutkan perjalanan.
Berita Terkait
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Stasiun Mampang Riwayatmu Kini
-
WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini
-
Pakar UGM: Drama Tumbler Viral Jadi Cerminan Lemahnya Prosedur Layanan Publik
-
Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
-
Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh