- Kebijakan WFA ASN jelang Lebaran 2026 menyebabkan penurunan penumpang KRL Jabodetabek sekitar 29 persen pada hari pertama.
- Pada Senin (16/3/2026) pagi, 323.455 orang naik KRL, namun stasiun keberangkatan utama masih menunjukkan kepadatan signifikan.
- Selama 25 hari pertama Ramadan, total pengguna KRL Jabodetabek mencapai 24.222.911 orang, dengan operasional tetap normal.
Suara.com - Kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) menjelang Lebaran 2026 mulai berdampak pada mobilitas transportasi publik di wilayah Jabodetabek. Pada hari pertama penerapannya, jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line tercatat mengalami penurunan sekitar 29 persen dibandingkan hari kerja normal.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB, jumlah pengguna yang naik KRL tercatat sebanyak 323.455 orang.
“Pengguna Commuter Line masih terpantau cukup ramai di stasiun-stasiun pemberangkatan untuk menuju tempat aktivitasnya sehari-hari. Hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 323.455 pengguna yang naik Commuter Line,” ujar Karina dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Meski demikian, angka tersebut menunjukkan penurunan cukup signifikan dibandingkan Senin pekan lalu, sebelum kebijakan WFA diberlakukan.
“Hal ini sedikit banyak terpengaruh karena kebijakan WFA jelang libur Idul Fitri,” tambahnya.
Stasiun Keberangkatan Masih Ramai
Walau jumlah penumpang menurun, sejumlah stasiun keberangkatan utama pada pagi hari masih terlihat cukup padat.
Data KAI Commuter hingga pukul 10.00 WIB mencatat:
- Stasiun Bogor: lebih dari 22 ribu penumpang naik
- Stasiun Citayam: 18.385 penumpang
- Stasiun Bekasi: 18.143 penumpang
- Stasiun Sudimara: 10.282 penumpang
- Stasiun Tangerang: 10.175 penumpang
Angka tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat masih cukup tinggi meskipun sebagian pekerja mulai menjalankan kebijakan kerja fleksibel.
Baca Juga: Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 dan 18 Maret, Menhub Siapkan Skema WFA
Mobilitas Penumpang Selama Ramadan
Selama 25 hari pertama Ramadan, sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026, KAI Commuter mencatat total pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai 24.222.911 orang.
Selain itu:
- Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta: 162.393 penumpang
- Commuter Line Merak: 252.501 penumpang
Beberapa stasiun transit utama juga mencatat pergerakan penumpang yang tinggi selama Ramadan.
Rata-rata volume transit harian tercatat:
- Stasiun Manggarai: sekitar 150 ribu penumpang
- Stasiun Tanah Abang: sekitar 136 ribu penumpang
- Stasiun Duri: sekitar 80 ribu penumpang per hari
Stasiun Terintegrasi Catat Mobilitas Tinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!
-
Lebaran di Balik Kemudi, Kisah Rasimin Menunda Kepulangan Demi Mengantar Rindu Orang Lain
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
Sinyal Gaji Pejabat dan DPR Bakal Dipotong, Prabowo Siapkan Strategi Hadapi Krisis Global
-
Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana
-
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Israel Tuding Pelaku Penyerangan Sinagoga Michigan Adik Komandan Hizbullah
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel