Matamata - Sedikitnya 20 orang tewas dalam bentrokan yang terjadi antara demonstran dan polisi anti huru-hara di Kiev, Ukraina hari Kamis (20/2/2014) waktu setempat. Jumlah keseluruhan korban tewas sejak hari Selasa (18/2/2014) pun bertambah menjadi lebih dari 50 orang.
Seperti dikutip Aljazeera dari AFP dan Reuters, bentrokan yang terjadi pada hari Kamis menewaskan sekitar 20 orang. Sementara itu, menurut laporan Kementerian Dalam Negeri Ukraina, para demonstran menangkap 67 petugas kepolisian.
"Ekstrimis radikal telah menangkap 67 petugas," tulis Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan hari Kamis.
Pihak kementerian juga mengatakan bahwa mereka masih menahan diri untuk tidak menggunakan kekerasan guna membebaskan para petugas yang ditangkap.
"Penegak hukum bisa menggunakan semua tindakan legal (untuk melepaskan mereka) termasuk menggunakan senjata," lanjut pihak Kementerian Dalam Negeri melalui pernyataan tersebut.
Kerusuhan besar-besaran yang terjadi di Kiev bermula dari aksi protes kaum oposisi bulan November tahun lalu. Ketika itu, protes digelar untuk menentang pembatalan kerja sama Ukraina dengan Uni Eropa oleh Presiden Viktor Yanukovych. Protes berkembang menjadi gelombang massa yang menuntut Presiden Yanukovych untuk mundur dari jabatannya. (Aljazeera)
Berita Terkait
-
Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn
-
Christian Eriksen Beri Kabar Terkini Setelah Kolaps di Lapangan, Kini Sudah Pulang ke Rumah
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb