Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Banten dan Kota Tangerang masih melakukan penanganan darurat terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayah tersebut. Evakuasi dilakukan oleh Basarnas, TNI, Polri, relawan dan masyarakat. Berikut data yang dihimpun dari BNPB Wilayah Banten.
I. Wilayah Kota Tangerang:
1). Kec. Karawaci Kel Nambo Jaya/Perum Pondok Arum. Tinggi air 150- 175 cm.
2). Kec. Karang Tengah / kel ciledug/perumahan Ciledug indah 1 dan 2 serta Komplek Kementrian Dalam Negeri tinggi air 70 - 100 cm.
3). Kec Cibodas /kmp Panunggan Barat tinggi air 100 - 150 cm.
4). Kec. Periuk/ perum Total Persada/1699 KK/7604 jiwa.
II. Kota Tangerang Selatan:
1). Kayu gede ( ± 50 cm)
2). Kp Bulak ( ±40 cm).
3). Pondok Maharta (60 cm)
4). Cipayung Mas (±30 cm)
5).RW 3 Pesona Serpong (±30 cm).
III. Kab. Tangerang , meliputi:
1). Kec. Paku haji/ desa tanjung burung
2). Kec. Teluk Naga / desa Kohod
3). Kec Pasar Kemis/desa gelam, perum total persada.
4). Kec. Curug.
5). Kec. Sepatan/desa Cisere.
6). Kec Jayanti / perum Cikande Permai.
Banjir juga terjadi di beberapa wilayah di Jakarta dan Bekasi. Jebolnya tanggul sungai Bekasi menyebabkan perumahan Pondok Gede Permai dan sekitarnya terendam banjir hingga 3 meter.
Kepala BNPB, Syamsul Maarif, telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB ke daerah-daerah banjir untuk memberikan pendampingan kepada BPBD. Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih akan merata dengan intensitas hujan bervariasi. Masyarakat diimbau waspada.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim