Suara.com - Tim-tim balap Formula 1 (F1) menuntaskan sesi uji coba mereka musim ini di Bahrain, Minggu (2/3/2014), dengan hasil Lewis Hamilton berada di daftar tercepat. Hal ini sekaligus menjadikan timnya, Mercedes, sebagai unggulan dalam balapan seri pembuka yang akan digelar di Australia, 16 Maret mendatang.
Dalam uji coba di Sirkuit Sakhir, Bahrain, itu Hamilton tercatat menuntaskan 70 putaran. Juara dunia 2008 ini pun mencatatkan waktu putaran (lap time) tercepat di hari terakhir uji coba, yaitu 0,02 detik di atas catatan terbaik yang dibuat pembalap Brasil, Felipe Massa (Wiliams), sehari sebelumnya.
"Ini menjadi musim dingin paling menantang sepanjang pengalamanku, dan mobil (kami) bahkan masih dalam proses pengembangan," ungkap Hamilton yang timnya mencatatkan jumlah putaran terbanyak dibanding tim lain sepanjnag 12 hari uji coba di Spanyol dan Bahrain.
"Tapi kami telah belajar banyak sepanjang beberapa pekan terakhir, dan secara umum ini menjadi musim dingin uji coba yang bagus bagi kami," sambung Hamilton.
Seperti diketahui, F1 tengah menjalani revolusi teknis terbesarnya dalam lebih dari 20 tahun terakhir, terutama dengan diperkenalkannya mesin baru V6 turbocharged serta sistem energy recovery.
"Ada banyak sekali yang perlu dipelajari dengan mobil-mobil baru ini; ini benar-benar luar biasa dan saya rasa tidak ada satu pihak pun yang bakal benar-benar siap untuk tantangan musim ini," kata Hamilton lagi.
"Tapi saya sudah merasa sesiap yang saya mampu, dan saya tak sabar menunggu sampai sejauh mana kami bisa bersaing di Melbourne," tambahnya.
Dalam sesi uji coba Minggu ini, Williams mencatatkan waktu tercepat kedua. Namun mereka tercatat menjalani lebih banyak putaran dibanding tim lain pada hari itu, dengan pembalap Finlandia, Valtteri Bottas, menjalani uji coba sampai 108 putaran.
Fernando Alonso dari tim Ferrari tercatat sebagai tercepat ketiga di sesi ini, dengan total putaran yang dijalani mencapai 74. Sesi uji coba terakhir ini sendiri sempat diperpanjang setengah jam, demi memberi kesempatan kontestan beruji coba di bawah cahaya lampu yang bakal dipergunakan dalam seri balapan Bahrain bulan depan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi