Suara.com - Salah seorang calon hakim (cakim) Mahkamah Konstitusi (MK) yang merupakan juga politisi PPP, mengundurkan diri dari proses seleksi.
"Pimpinan Komisi III DPR telah menerima surat dari salah satu calon. Pak Dimyati menyatakan mundur," ucap Wakil Ketua Komisi III DPR, Al Muzzamil Yusuf, yang memimpin fit and proper test calon hakim MK, Selasa (4/3/2014) malam, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Al Muzzamil mengumumkan pengunduran diri Dimyati Natakusuma tersebut di sela-sela proses uji kelayakan dan kepatutan salah satu calon hakim MK, Dr Sugianto. Menanggapi surat itu, anggota Komisi III DPR dari Partai Gerindra, Martin Hutabat, melayangkan pertanyaan kepada peserta rapat fit and proper test tersebut.
"Apakah hal ini perlu dibahas?" ucap Martin, yang ditanggapi oleh pimpinan dan peserta rapat dengan penolakan pembahasan pengunduran diri itu.
Dalam surat pengunduran diri tersebut, politisi PPP yang akrab disapa Dimyati itu menyatakan bahwa dia mengundurkan diri karena diminta pimpinannya agar tetap berkiprah di Panja Ketatanegaraan MPR.
Berita Terkait
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Penggunaan Whip Pink Makin Menggila, Legislator PKS Soroti Ketegasan BNN
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing