Suara.com - Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, di Serang, Rabu (12/3/2014)
Tim penyidik KPK menggeledah Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Banten yang terletak di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) sejak siang pukul 14.45 WIB. Sejumlah kantor yang digeledah yakni Kantor Biro Umum, Biro Perlengkapan dan Kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Banten.
Penyidik KPK yang berada di dalam Kantor Biro Umum dan nampak hilir mudik ke beberapa ruangan yang ada di kantor tersebut. Sebagian lainnya naik ke lantai dua di gedung Setda yang digunakan sebagai kantor biro, seperti biro pemerintahan dan biro hukum.
"Saya kurang tahu persisnya berapa orang yang di dalam," kata Sahroni, salah seorang petugas keamanan di Kantor Biro Umum.
Sejumlah petugas kemanan nampak berjaga-jaga di depan pintu kaca Kantor Biro Umum dan Biro Perlengkapan di Kantor Setda Banten tersebut.
Belum diperoleh informasi apakah penggeledahan oleh penyidik KPK di Kantor Setda Banten tersebut berkaitan dengan kasus yang saat ini sedang ditangani KPK.
Seperti diketahui Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menjadi tahanan KPK setelah dinyatakan menjadi tersangka baru dalam dua kasus dugaan korupsi yakni sengketa Pilkada Kabupaten Lebak serta kasus Pengadaan Alat Kesehatan di Provinsi Banten.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi