Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (/28/3/2014), memeriksa bekas bendahara umum Partai Demokrat, Sartono Hutomo, terkait kasus proyek Hambalang.
Sartono diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penerimaan hadiah dalam proyek Hambalang yang diduga diberikan untuk bekas Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sartono Hutomo tiba di gedung KPK sekitar pukul 9.50 WIB dengan mengenakan baju batik hitam ditemani dengan satu orang rekannya.
Setiba di KPK Sartono Hutomo sempat ditanya jurnalis mengenai apakah ada uang Anas yang masuk ke Demokrat.
"Insya Allah kayanya tidak" jawab Sartono.
Sartono tercatat sempat menjabat sebagai Bendahara Imum Partai Demokrat menggantikan Muhammad Nazarudin. Saat itu, dia ditunjuk langsung oleh Anas Urbaningrum saat masih menjadi ketua umum partai berlambang mercy itu.
Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus penerimaan hadiah atau janji proyek Hambalang serta proyek-proyek lainnya dan pada tanggal 10 Januari 2014 dan langsung menjadi penghuni rumah tahanan KPK.
Anas diduga melanggar Pasal 12 a, b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu: Kalau Oposisi Ya Oposisi
-
Banyak yang Tergiur Gaji Jakarta Rp5,7 Juta, Menaker Evaluasi Sebaran Peserta Magang Nasional
-
Siapa Letjen Setyo Sularso? Namanya Disebut Aliansi BEM Bersatu Terkait Mobil Fortuner Tiyo Ardianto
-
Misteri Buku Catatan Sony Sonjaya, Tersangka Korupsi MBG yang Bungkam Saat Tiba di Kejagung
-
Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko
-
Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz
-
Lokasi Donald Trump Teken Perdamaian Perang Iran Ternyata Saksi Bisu Kegagalan AS di Masa Lalu
-
Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi