Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 yang lalu berlangsung demokratis dan tertib. Kepala Negara berharap hal itu juga terjadi lagi di Pemilu 2014.
"Peserta Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden harus siap menang, siap kalah. Yang menang bertenggang rasa, yang kalah tidak perlu ngamuk," demikian pesan Presiden melalui Twitter @SBYudhoyono, Selasa (1/4/2014) pagi.
Kepala Negara mengajak semua pihak untuk sama-sama turut menjaga jalannya pemilu.
"Pengalaman Pilpres 1999 dan sejumlah pilkada langsung, yang tadinya berjalan damai tiba-tiba menjadi anarkis. Kita harus mencegahnya," kata Kepala Negara.
Presiden mengingatkan pada saat ini muncul suara yang mengatakan 'awas, pemilu curang.' Untuk itu, Presiden berharap jajaran KPU, Bawaslu, Polri, dan masyarakat bekerjasama mencegah kemungkinan muncul kecurangan.
Selanjutnya, Kepala Negara mengingatkan bahwa saat ini juga banyak pihak yang mengatakan ada intimidasi dan paksaan dari sejumlah pejabat daerah. Itu sebabnya, Panwaslu diminta lebih aktif lagi dalam mengawasi dan mencegah munculnya paksaan.
"Ada yang curiga institusi intelijen 'bermain.' Silakan jajaran Bawaslu dan masyarakat luas awasi. Lebih baik begitu," demikian twit Presiden SBY pagi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri
-
Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi