Suara.com - Pusat Koordinasi Agensi Gabungan (JACC) mengatakan, pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 pada hari Kamis (3/4/2014) belum membuahkan hasil. Sempat terdeteksi sebuah sinyal, namun dipastikan bukan dari kotak hitam MH370.
Melalui sebuah pernyataan, JACC mengaku terus melakukan penyesuaian terhadap lokasi pencarian. Pada hari Kamis, zona pencarian MH370 bergeser ke utara dari lokasi saat ini. Sebanyak 10 pesawat dan 9 kapal dilibatkan dalam operasi pencarian.
"Tiga pesawat melakukan penyisiran di bagian selatan zona pencarian seluas 248.000 kilometer persegi yang berjarak 1.700 kilometer sebelah barat laut kota Perth, Australia," bunyi pernyataan dari JACC seperti dikutip The Star.
Sebuah kapal survei hidrografi asal Inggris, HMS Echo, juga diterjunkan untuk mendeteksi transmisi dari perekam data penerbangan, yang merupakan bagian dari kotak hitam pesawat MH370. Menurut pernyataan itu, sempat terdeteksi sebuah sinyal, namun diduga kuat bukan dari MH370.
"Sempat muncul satu sinyal, namun tidak dianggap. Sinyal semacam ini diduga berasal dari sumber sinyal alami, seperti (ikan) paus atau interferensi dari suara kapal," lanjut pernyataan tersebut.
Dalam pernyataan itu disebutkan pula bahwa cuaca di wilayah pencarian cukup mendukung. Jarak pandang mencapai 10 kilometer. (The Star)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat