Suara.com - Sedikitnya 5 (lima) orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden anjloknya Kereta Api Malabar di Tasikmalaya hari Jumat (4/4/2014). Tiga korban meninggal sudah dievakuasi ke RSUD Tasikmalaya, Jawa Barat, sementara dua lainnya masih dalam proses evakuasi akibat tergencet gerbong.
Informasi tersebut diperoleh dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang dikirimkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Berdasarkan kabar yang didapat sebelumnya dari Sugeng Priyono, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia, jumlah korban meninggal hanya dua orang.
Hingga kini, upaya evakuasi masih dilakukan petugas. Tim gabungan PT. KAI, TNI, Polri, BPBD Tasikmalaya, Basarnas, PMI, Tagana, dibantu masyarakat masih melakukan upaya penanganan.
Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat sore (4/4) sekitar pukul 16.00 WIB telah menyebabkan jalur kereta api longsor sehingga Kereta Api Malabar jurusan Bandung – Malang yang sedang melalui jalur tersebut anjlog. Anjlognya kereta api terjadi di Kampung Terung RT 5 RW 9 Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sekitar pukul 18.30 Wib. Daerah tersebut merupakan daerah yang rawan longsor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun