Suara.com - Seorang perempuan terluka parah di bagian kepala karena 'diserang' oleh menantu perempuannya sendiri dengan gunting.
Awalnya, perempuan berusia 45 tahun itu beristirahat di tempat tidur puteranya di rumah mereka di kawasan Kapodra, India. Tak lama, Asha, si menantu perempuan, pulang ke rumah. Mendapati Solanki, nama ibu mertua, sedang berbaring di tempat tidurnya, ia langsung meminta Solanki untuk pindah tempat.
Tak hanya bangkit dari tempat tidur, ia juga memperingatkan ibu mertuanya dengan kata-kata kasar agar tidak lagi tidur di kamar tidurnya itu. Merasa diperlakukan dengan kasar, Solanki tidak terima dan akhirnya keduanya terlibat perang mulut.
Solanki lalu mengatakan bahwa dirinya akan menceritakan perlakuan menantunya itu kepada puteranya saat pulang nanti. Panik, Asha malah mengambil gunting dan menyerang ibu mertuanya di kepala hingga akhirnya kepala Solanki terluka cukup parah.
Solanki akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan akibat luka yang dideritanya itu. Setelah itu, ia melaporkan Asha ke kantor polisi. Mendapat laporan tersebut, polisi langsung menahan Asha dengan barang bukti gunting yang menyebabkan Solanki terluka. (TimesofIndia).
Berita Terkait
-
Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat