Suara.com - Sebuah pesawat milik anak perusahaan maskapai penerbangan Malaysia Airlines (MAS) bermasalah. Pesawat yang dioperasikan Firefly, anak perusahaan MAS itu, terpaksa kembali mendarat setelah sempat lepas landas lantaran roda yang tidak mau masuk.
Pesawat Firefly ATR 72 lepas landas dari Bandara Internasional Penang, Malaysia pada pukul 6.53 pagi waktu setempat. Namun, 15 menit kemudian, pesawat kembali mendarat karena roda pesawat tidak mau masuk ke dalam tempatnya.
"Karena keselamatan menjadi prioritas Firefly Airlines, pesawat diminta kembali ke Penang," kata pihak Firefly.
Setelah mendarat, semua penumpang yang berjumlah 64 orang dipindah ke pesawat lain untuk melanjutkan penerbangan mereka ke Kota Bharu. Kendati mengalami masalah, sejumlah penumpang mengatakan puas dengan pelayanan kru pihak maskapai.
"Para kru mengangani situasi dengan sangat profesional," tutur seorang penumpang seperti dikutip Malaysiakini.
Firefly adalah maskapai murah anak perusahaan Malaysia Airlines. Kendati tergolong kecil, insiden ini kian mencoreng nama baik MAS. Insiden ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah pesawat MAS MH912 melakukan pendaratan darurat di Kuala Lumpur. MH912 mendarat darurat karena rodanya yang terbakar. (Asia One)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga