Suara.com - Lebih dari 18 ribu personel dipersiapkan untuk mengamankan 30 ribu para pengunjuk rasa dalam rangka memperingati hari Buruh nasional, di sejumlah ruas jalan Ibu Kota, Jakarta.
Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo dalam pesan singkatnya menerangkan pengalihan arus yang ada di sekitaran Monas dan Istana Negara.
Menurutnya arus di tempat tersebut merupakan objek vital kenegaraan. Untuk penyebaran pasukan di Monas dan Istana Negara diamankan oleh 3600 personel polisi.
"Pengalihan arus ini sifatnya situasional. Kalau memang massa pendemo membeludak sehingga menutup badan jalan, maka dengan terpaksa arus jalan dialihkan," kata Sambodo.
Berikut adalah arus lalu lintas yang dialihkan.
Arus dari Selatan :
-Bunderan Air Mancur, belok kiri ke Budi Kemuliaan - Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit - Harmoni dan seterusnya.
-Bundaran Air Mancur belok kanan Merdeka Selatan - Jalan Merdeka Timur - Jalan Perwira - Pasar Baru - Gunung Sahari atau Merdeka Timur -Tugu Tani - Senin - Kramat Raya.
-Simpang Budi Kemuliaan - Jembatan Serong belok kiri - Jalan Kebon Sirih -Jalan MH.Thamrin - dan seterusnya.
-Pertigaan Pertamina - Jalan Merdeka Timur - Jalan Perwira - Jalan Lap Banteng - Pejambon. - Jalan Merdeka Timur - Tugu Tani - Jalan Ridwan Rais - Jalan Merdeka Selatan - Bunderan Air Mancur dan seterusnya.
Sementara itu pengalihan arus dari Jalan Majapahit (utara) ke Simpang Harmoni.
-Simpang Harmoni - Jalan Juanda - Pintu Air - Jalan Pos - Jalan Lap Banteng - Jalan Pejambon - Jalan Merdeka Timur - Jalan Merdeka Selatan - dan seterusnya.
Arus dari Stasiun Kota arah Harmoni :
-Arus dari arah Stasiun Kota yang mengarah Harmoni diarahkan ke kiri di simpang Olimo - Mangga Besar - Gunung Sahari - Jalan Wiryo Pranoto - Pecenongan - Samanhudi - Gunung Sahari.
Arus dari arah Stasiun Kota yang mengarah Harmoni diarahkan ke kanan ke Jalan Zainul Arifin.
Selain di Istana, sejumlah titik ikut diamankan kepolisian. Total ada 19.577 personel yang diturunkan untuk mengamankan Jakarta. Jumlah tersebut terdiri dari Polda 4.316 personel, jajaran Polres 6.868 personel, BKO Mabes Polri 4.241, BKO TNI 3.610, Pemda 550 personel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!