Suara.com - Umat Buddha menggelar ritual "Pindapatta" sebagai bentuk persembahan makanan dan minuman kepada para biksu menyambut Hari Raya Waisak di Jalan Gunung Agung hingga Vihara Sakyamuni, Denpasar, Kamis (1/5/2014).
"Tradisi ini untuk melatih umat Buddha berbuat baik kepada para biksu terlebih menjelang perayaan Tri Suci Waisak pada 15 April mendatang," kata Ketua Majelis Agama Buddha Therawada Indonesia Sudiarta Indrajaya di Denpasar.
Sudiarta juga menyatakan, kegiatan itu sebagai pemaknaan ketika para biksu melakukan pertapaan dan turun untuk bersosialisasi dengan umat. Oleh sebab itu, lanjut Sudiarta, umat Buddha berkewajiban mempersembahkan makanan dan minuman kepada para bhikkhu tersebut.
"Umat Buddha diberi kesempatan berbuat baik kepada yang disucikan dengan mengaplikasikan perbuatannya memberi makanan dan minuman kepada Bhikkhu," jelas Sudiarta.
Sudiarta Indrajaya menambahkan, dalam kegiatan kali ini menghadirkan tiga biksu, yakni Saddhavirro Mahattera, Saccdhammo Thera, dan Tejanando Thera.
Prosesi kegiatan "Pindapatta" tersebut di mulai dari Jalan Wahidin, Jalan Gunung Agung, dan berakhir di Vihara Sakyamuni di Desa Padangsambian, Kota Denpasar.
Selama perjalanan tiga biksu tersebut, umat Buddha berjejer di sepanjang jalan untuk mempersembahkan makanan dan minuman. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Khidmat! Puja Waisak 2026 di Si Mian Fo Riverwalk Island Jadi Simbol Toleransi
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
Wapres Gibran Minta Umat Buddha Terus Jadi Pelopor Perdamaian
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI