Suara.com - Polisi Malaysia membantah keras laporan media massa Daily Mirror yang menyebutkan bahwa 11 anggota militan yang ditangkap di Kedah dan Selangor pekan lalu, diinterogasi polisi terkait dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370.
"Itu sampah. Ini tidak ada hubungannya dengan pesawat (MH370)," kata Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar, Minggu (4/5/2014).
Kelompok militan, yang ditangkap oleh Bukit Aman Special Branch-Terrorism Unit, diyakini memiliki jaringan dengan Suriah dan Filipina Selatan dan mereka berencana untuk mengirim pejuang Malaysia ke Damaskus.
Khalid mengatakan polisi Malaysia menyelidiki kemungkinan kelompok itu merekrut mahasiswa asing melalui media sosial. Khalid menambahkan bahwa penangkapan terhadap kelompok militan akan segera dilakukan.
Daily Mirror melaporkan pada Sabtu lalu bahwa 11 militan yang ditangkap diduga memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan sedang diinterogasi terkait hilangnya MH370.
Disebutkan juga, para tersangka adalah anggota kelompok teroris baru yang sedang merencanakan serangan bom di negara-negara muslim. (The Star)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual