Suara.com - Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat berencana memindahkan tempat pemeriksaan korban pelecehan seksual oleh AS alias Emon. Pemindahan tersebut dilakukan guna menjaga privasi korban dan steril dari media.
"Untuk lokasinya akan kami rahasiakan dahulu dan steril dari pantauan media dengan tujuan untuk menjaga privasi si korban dan keluarganya dan mengurangi trauma mereka," kata Wakil Wali Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi kepada wartawan, Senin (5/5/2014).
Menurut Fahmi, suasana ruangan BAP, visum dan psikologi pun akan dibuat senyaman mungkin untuk si anak. Selain itu baik psikolog, petugas yang melakukan pemeriksaan BAP dan visum juga akan menggunakan pakaian yang nyaman dilihat oleh para korban atau tidak menggunakan seragam dinas.
Tujuannya, kata dia, agar para korban kekerasan seksual yang dilakukan AS oleh Emon bisa segera sembuh dari beban traumatiknya.
Lebih lanjut, pelayanan pelaporan dan pemeriksaan terhadap korban kekerasan seksual juga akan dipusatkan di satu titik saja agar si korban tidak bolak-balik.
"Kami akan menangani kasus ini secara serius dengan membantu para korban dan keluarganya untuk keluar dari traumanya tersebut. Bantuan akan kami lakukan hingga si korban benar-benar sembuh baik kejiwaannya maupun jasmaninya," tambahanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat