Suara.com - Dua pebalap Formula 1 (F1) andalan tim Red Bull, Daniel Ricciardo dan Sebastian Vettel, menunjukkan semangat menggebu menuju GP Monaco yang akan digelar di Monte Carlo, akhir pekan ini.
"Atmosfer di kota dan di pelabuhan, sejarah balapan di sini sendiri, penonton yang luar biasa banyak, ini fantastis. Lintasannya sendiri bergaya lama. Mengemudikan mobil F1 di mana saja pasti spesial; mulai dari kecepatan, kekuatan, akselerasinya, terasa luar biasa. Tetpi di sini (Monte Carlo)... rasanya keren!" tutur Ricciardo.
"Saya tahu ada ungkapan soal balapan di Monaco seperti naik sepeda keliling kamar mandi. Nah, saat masih kecil, saya juga terbiasa mengendarai sepeda kecilku keliling bagian dalam rumah. Terasa lebih mengasyikkan, ada lebih banyak hadangan, dan agak lebih banyak bahayanya. Seperti itulah rasanya," sambungnya.
"Pengalaman jelas akan banyak membantu di sini. Seorang pebalap akan membuat banyak perbedaan apabila dia tahu trik yang dibutuhkan sebuah lap berkecepatan tinggi (seperti ini)," tambah Ricciardo lagi.
Rekannya, Vettel, juga berkomentar tak kalah bersemangat. Pebalap yang lebih senior ini bahkan menunjukkan kecocokannya dengan balapan di Monaco.
"Monaco adalah salah satu lintasan favoritku; ini memberi tantangan sesungguhnya. Anda tak bisa membiarkan ada kesalahan sedikit pun (di balapan ini), karena Anda akan dengan mudah menabrak pembatas lintasan," ujarnya.
"Mendahului hanya mungkin dilakukan dengan mengambil risiko ekstrem. Lokasi terbaik untuk mendahului adalah sebelum kawasan pelabuhan, usai keluar dari terowongan rendah dengan kecepatan 300 km per jam. Di luar itu, segalanya tergantung pada kesabaran di Monaco, dengan mengandalkan ketahanan mobil," tambah Vettel.
"Monaco sangat spesial, dan ini adalah balapan di mana kami punya Stasiun Energi dengan bagian luarnya yang luas mengapung di pelabuhan. Ini adalah ajang yang benar-benar luar biasa," tandasnya. (Formula1.com)
Klasemen Sementara (5 Besar) Pebalap F1 Musim 2014:
1. Lewis Hamilton (Mercedes) -- poin 100
2. Nico Rosberg (Mercedes) -- 97
3. Fernando Alonso (Ferrari) -- 49
4. Sebastian Vettel (Red Bull) -- 45
5. Daniel Ricciardo (Red Bull) -- 39
Klasemen Sementara (3 Besar) Konstruktor F1 Musim 2014:
1. Mercedes -- poin 197
2. Red Bull Racing -- 84
3. Ferrari -- 66
Tag
Berita Terkait
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut