Suara.com - Raja dangut Rhoma Irama menyatakan siap mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa karena dirinya menganggap sosok Ketua Dewan Pembina Gerindra tersebut pemimpin berani dan tegas yang mampu mengatasi permasalahan bangsa yang kompleks.
"Kami mendukung Prabowo-Hatta karena kita melihat demokrasi bangsa yang kebablasan. Kita butuh pemimpin yang berani dan tegas mengatasi ini dan orang yang tepat itu adalah Prabowo Subianto," kata Rhoma Irama di kediamannya Jalan Pondok Jaya VI, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (20/4/2014).
Menurut raja dangdut tersebut, indikator demokrasi bangsa yang kebablasan adalah konflik horizontal antar bangsa dan anarkisme seperti perampokan, pembunuhan, pedofilia, terorisme, narkoba dan korupsi.
Ia menilai pasangan Prabowo-Hatta mampu membawa Indonesia dapat bersaing dengan negara lain dalam hal ekonomi. Indonesia sebentar lagi akan masuk ke liberalisasi ekonomi yaitu AFTA.
"Dengan Hatta Rajasa sebagai pendamping Prabow yang merupakan begawan (ahli) ekonomi. Saya optimis duet Prabowo-Hatta ideal," ujar dia.
Karena itu pihaknya mendukung pasangan Prabowo-Hatta untuk menyelesaikan permasalahan maupun tantangan bangsa Indonesia ke depan. Sebelumnya Prabowo Subianto mengatakan bahwa Rhoma Irama adalah sahabat lamanya.
Menurut dia, dirinya merasa senang dan terharu dapat berjumpa sahabat lamanya yaitu raja dangdut Rhoma Irama.
"Kita berjumpa dan terharu karena sudah lama tidak bertemu disebabkan kesibukan masing-masing. Sahabat sudah puluhan tahun waktu masih muda, sekarang agak lebih muda tapi ubannya sekarang nambah," ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga