Suara.com - Insiden kecil mewarnai kampanye calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi) di Indramayu, Jawa barat, Selasa (17/6/2014) malam. Bagian depan panggung yang disiapkan untuk Jokowi menyampaikan sambutan tiba-tiba ambruk, hingga Jokowi dan puluhan masyarakat setempat ikut terperosok.
Insiden ini terjadi ketika Joko Widodo bersama puluhan orang lainnya naik ke panggung saat ia mengunjungi masyarakat di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Jokowi, beserta rombongan tiba di lapangan Desa Karangsong sekitar pukul 19.30 WIB. Karena banyaknya masyarakat setempat yang menyambut kedatangan Jokowi secara antusias hingga ke atas panggung membuat panggung bagian depan setinggi 120 centimeter itu ambruk.
Tak ada yang terluka dalam insiden ini, bahkan Jokowi bersama puluhan orang yang berada di atas panggung bagian depan itu tetap dalam posisi berdiri meski panggung yang diinjaknya ambruk. Mereka hanya terkejut. Bahkan tak lama kemudian, Jokowi naik lagi ke panggung dari sisi kanan bagian belakang dan panitia kemudian melarang puluhan orang lainnya untuk turut naik.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi meminta maaf karena terlambat hadir di Desa Karangsong sehingga warga harus menunggu selama tiga jam. "Dari dua kunjungan saya sebelumnya, di Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang, sudah terlambat, sehingga saya sampai di sini terlambat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?