Suara.com - Hari ini, Senin (30/6/2014), polisi akan memeriksa lima tersangka yang masing-masing duduk di kelas 2 SMAN 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, terkait kasus tewasnya Arfiand Caesar Al Irhami yang merupakan pelajar kelas X di sekolah yang sama.
Arfiand diduga menjadi korban penganiayaan saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam di Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat.
"Mereka dipanggil sebagai tersangka atas nama DW, TM, AM, KR dan PU (perempuan). Empat pria satu wanita dipanggil sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Polda Metro Jaya.
Rikwanto menjelaskan peran para tersangka sebagai pembina kegiatan pecinta alam. Mereka diduga kuat terlibat melakukan penganiayaan. Usia tersangka, rata-rata 17 tahun, ada juga yang 16 tahun.
"Mereka melakukan apa saja saja terhadap korban, dengan cara bagaimana dan lokasinya di mana, semua setelah pemeriksaan akan tergambar jelas," katanya.
Ketika ditanya kemungkinan para tersangka langsung ditahan di kantor polisi, Rikwanto mengatakan hal itu masih akan menunggu hasil pemeriksaan.
Ditanya apakah masih ada tersangka lainnya, Rikwanto mengatakan setelah pemeriksaan hari ini selesai, bisa saja ada penambahan tersangka.
"Pembina lain bisa jadi menjadi tersangka kalau memang dia juga melakukan penganiayaan," katanya.
Arfiand tewas setelah mengikuti orientasi ekstrakurikuler pecinta alam. Arfiand menghembuskan nafas terakhir setelah dibawa ke rumah sakit. Terdapat luka lebam di beberapa bagian tubuh Afriand.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo