Suara.com - Calon presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang baru saja disahkan oleh DPR, Selasa (8/7/2014).
Adapun dalam revisi yang digalang oleh fraksi-fraksi partai pendukung Prabowo Subianto - saingan Jokowi dalam pemilihan presiden hari ini (9/7/2014) - diatur bahwa ketua DPR tidak lagi harus berasal dari partai pemenang pemilu.
Perubahan itu diprotes oleh Fraksi PDI Perjuangan, partai peraih suara terbanyak di pemilihan anggota legislatif lalu. Partai pengusung Jokowi di pilpres itu bahkan melakukan aksi walk out saat revisi UU itu disahkan.
Tetapi menurut Jokowi, hal itu bukan masalah besar jika dia terpilih sebagai presiden.
"Sudah kita sampaikan, di Solo kita 40 persen, enggak ada masalah. Di DKI 11 persen, enggak ada masalah kok. Itu masalah komunikasi saja," kata Jokowi usai menghadiri acara di Tugu Proklmasi, Jakarta, Rabu (9/7/2014).
Menurut Jokowi, hal itu tidak akan menjadi masalah dan tidak akan membuat programnya di pemerintahan terhambat.
Dia menegaskan, seperti di Jakarta, Ketua Dewan bukan merupakan berdasarkan partai pengusungnya, namun dirinya masih bisa bekerja sama dalam menjalankan programnya.
"Di dewan itu biasa. Di DKI apa ketua dewannya dari kita? Kan juga gak ada masalah bekerja sama dengan sangat baik dengan 11 persen," kata Gubernur DKI Jakarta nonaktif ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor