Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak segera meluncurkan penyelidikan terkait jatuhnya pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines. Sebelumnya pesawat dengan nomor penerbangan MH17 tersebut dikabarkan jatuh akibat tertembak rudal anti serangan udara.
Terkait kabar tersebut, Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussein belum bisa memberikan kepastian. Namun, Hishamuddin mengaku telah memerintahkan jajaran militer Malaysia untuk mendalami informasi yang ada.
Meski kantor berita Rusia mengatakan pesawat Malaysia Airlines tersebut jatuh tertembak, hingga saat ini pemerintah Malaysia belum bisa memastikan.
Pesawat Malaysia Airlines jatuh dan terbakar di wilayah timur Ukraina, tepatnya di sekitar wilayah Donetsk. Sebanyak 280 penumpang dan 15 kru pesawat, diduga tewas dalam peristiwa itu.
Pesawat dengan nomor penerbangan MH17, lepas landas dari bandara Amsterdam, Belanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Pihak Malaysia Airlines mengaku kehilangan kontak dengan pesawat tersebut saat berada di wilayah udara Ukraina. (Ap)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS