Suara.com - Perusahaan penerbangan nasional Belarusia, Belavia telah mengubah jalur penerbangannya di wilayah udara Ukraina Timur, tempat jatuhnya pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines.
"Keputusan untuk mengubah jalur penerbangan melalui wilayah udara Ukraina Timur dibuat setelah pesawat sipil Boeing 777 milik Malaysia Airlines diduga ditembak jatuh di Donetsk Oblast," demikian dilansir Kantor Pers Belavia, Jumat (18/7/2014).
Perusahaan penerbangan nasional Belarusia menyatakan penerbangan di bagian lain wilayah udara Ukraina diperkenankan untuk semua pesawat. Dia menambahkan dengan perubahan jalur, dimungkinkan dapat mempengaruhi waktu tempuh dan penundaan penerbangan.
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko telah menyampaikan belasungkawa kepada Kepala Negara Malaysia, Raja Belanda dan Gubernur Jenderal Persemakmuran Australia sehubungan dengan kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH17.
"Atas nama rakyat Belarusia saya menyampaikan belasungkawa tulus sehubungan dengan kecelakaan mengerikan Boeing 777 milik Malaysia Airlines di wilayah udara Ukraina," ujar Lukashenko seperti dikutip Xinhua, Sabtu (19/7/2014).
Pesawat MH17 ditembak jatuh dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, Kamis (17/7/2014). Pesawat ini membawa 298 penumpang dan awak, termasuk 12 penumpang warga negara Indonesia. (Antara/Xinhua-OANA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara