Suara.com - Angeline Premila Rajandran, seorang pramugari MH17 berusia 30 tahun, ikut tewas dalam tragedi nahas pesawat Malaysia Airline MH17.
Murphy Govind, adik Angeline, menggambarkan sang kakak sosok yang penyayang binatang. Bahkan, dia bilang Angeline adalah "ibu" dari hewan peliharaan.
Murphy mengatakan kakaknya sempat mengirim pesan terakhir sebelum menaiki pesawat di Bandar Udara Schiphol, Amsterdam, Belanda. Ia bercerita sang ibunda masih syok dan mengunci diri di kamar tidur.
"Ibuku merasakan hancur. Angeline dan kami merayakan ulang tahun ibu kami dua minggu lalu," katanya di rumah mereka di Bukit Tinggi 2, Malaysia.
Murphy, yang menjalankan bisnis keluarga dengan ayahnya, mengatakan, keluarga menerima telepon sekitar pukul 04.00 pagi dari Malaysia Airlines mengatakan bahwa MH17 tidak sampai mendarat.
"Itu tidak masuk akal karena penerbangan itu seharusnya mendarat pukul 06.00," katanya.
Annette Roman, teman dekat Angeline yang merupakan mantan pramugari, menggambarkan temannya sebagai orang yang baik hati, sopan, dan disiplin.(AsiaOne)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029