Suara.com - Empat hari menjelang Lebaran, aktifitas penyeberangan di pelabuhan Merak mulai meningkat. Sejak Kamis (24/7/2014) dini hari Pelabuhan Merak dipadati pemudik. Puncak arus mudik lebaran 2014 di Pelabuhan Merak diprediksi akan terjadi mulai Kamis hingga Jumat (24-25/7/2014).
Namun demikian, sejumlah pemudik mengatakan waktu antre yang dibutuhkan untuk menyeberang relatif lebih cepat dibanding tahun lalu. Dibutuhkan waktu 5 jam untuk naik kapal feri di pelabuhan penyeberangan Merak menuju Bakauheni pada Kamis pagi.
Azmil, pelajar sudah antre sejak pukul 03.30 wib, namjun hingga pukul 08.30 wib masih menunggu satu kapal lagi untuk bisa menyeberang ke Sumatera. Kondisi yang sama pernah dialaminya saat pulang kampung pada 2012 dengan masa tunggu yang lebih lama, yakni 9 jam baru bisa naik feri menuju Lampung.
Masa tunggu yang relatif lebih singkat, mungkin karena ASDP Merak mengoperasikan 28 kapal ro-ro pada Lebaran tahun ini.
Petugas, sejak H-4, sudah memprioritaskan kendaraan pribadi untuk menyeberang. Antrean kendaraan sepanjang 1 kilometer setelah pintu tol Merak dini hari tadi didominasi kendaraan pribadi.
Sementara, pemudik roda dua mulai berkurang. Sementara untuk kendaraan truk, petugas gabungan, termasuk dari satuan kepolisian, memisahkannya melalui jalur tersendiri.
Petugas membagi kendaraan pribadi dalam tiga tahap antrean sebelum diizinkan masuk dalam feri yang datang silih berganti. (Antara)
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik