Suara.com - Gaya ndeso dan spontan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) ternyata menular kepada istrinya, Iriana Widodo. Ibu tiga anak ini yang biasanya pendiam dihadapan pewarta, ternyata banyak cerita dan penuh canda ketika ditemui di rumahnya, Sumber, Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/7/2014).
Diawali cerita soal peliharaan di rumah, rupanya pasangan suami-istri ini suka memilihara unggas, apalagi Iriana.
Jokowi bercerita, Iriana malah sering nongkrong di pasar burung Depok, Solo, untuk mencari burung yang dia anggap bagus.
"Ibu Iriana sering nongkrong di Pasar Burung Depok. Tanya ke pasar burung di sana, Bu Jokowi seberapa sering ke sana," cerita Jokowi.
Belum selesai Jokowi cerita, Iriana langsung menyambar kalimat Jokowi itu. Dia langsung mengklarifikasi soal rajinnya dia belanja burung. Iriana mengatakan, burung yang biasa dia beli tidak lebih dari ratusan ribu.
"Burungnya nggak ada yang mahal kok. Murah-murah," kata Iriana.
Ada sejumlah burung yang dipelihara di rumah ini, sedikitnya ada 10 ekor, termasuk ayam. Semuanya diberi kandang di teras rumah, halaman belakang dan di dekat kolam renang.
Burung yang mereka pelihara, di antaranya, cucak rawa, calak, cerkutut, carkit, dan kemudian satu ayam katai dan satu ayam hias.
Pasangan suami-istri ini saat ditemui di kediamannya kompak menggunakan kemeja putih dan celana hitam. Mereka juga sempat mengajak berkeliling rumahnya yang berisi banyak mebel karyanya sendiri.
Jokowi mengaku, rumah yang sudah ditinggalinya sejak tahun 1989 awalnya merupakan showroom mebel miliknya dan kini menjadi tempat tinggalnya.
Rumah ini berdempetan dengan rumah sang ibunda, Sudjiatmi, yang berada di belakang rumahnya.
Banyak mebel, barang seni dan barang antik, menghiasi rumah ini. Selalu ada lukisan yang dipajang di sudut-sudut ruangan di rumah ini.
Juga ada beberapa barang antik yang berada di ruang utamanya, ada piano dan gramafon, yang kata Jokowi masih berfungsi dengan baik.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT