Suara.com - Ribuan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya tampak antusias menghadiri open house yang diadakan oleh Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X, di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Senin (4/8/2014).
Warga yang datang menggunakan kendaraan pribadi dan minibus itu pada umumnya ingin bersalaman dengan Sultan dan istrinya, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, serta Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX, dalam rangka Idul Fitri 1435 H.
Ribuan warga tampak berdiri dalam antrean cukup panjang, menunggu giliran untuk bersalaman dengan Sultan, Hemas dan Paku Alam. Mereka secara tertib antre menunggu giliran bersalaman. Lantas, satu per satu warga pun secara tertib berjabat tangan dengan Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang berdiri berjajar dengan Hemas dan Paku Alam di tengah Bangsal Kepatihan.
Kepala Bagian Humas Biro Umum, Humas dan Protokol (UHP) Pemerintah Provinsi DIY, Iswanto mengatakan, open house itu diadakan bersamaan dengan hari pertama masuk kerja pegawai negeri sipil (PNS) setelah libur Lebaran 2014.
Menurut Iswanto, agenda open house ini sendiri ditujukan untuk masyarakat secara luas. Kegiatan itu merupakan agenda rutin yang dilakukan Sultan setiap tahunnya, sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri.
"Dalam open house itu disediakan hidangan bagi 3.000 orang. Hidangan yang disediakan di antaranya bakso, soto, nasi liwet, bakmi Jawa, nasi gudeg, dan berbagai jenang," tuturnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper